33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

IPU Kasasi Lawan Sopir

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tak puas dengan putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, PT Indo Permata Usahatama (IPU) langsung ajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) melawan sopir truk yang merupakan mantan karyawannya sendiri, bernama Yudi Pitana. Kasasi tersebut diajukan IPU melalui PHI pada PN Semarang yang sebelumnya memeriksa perkaranya karena memenangkan gugatan Yudi, dan menghukum IPU membayar Rp 31,8 juta.

“Kasasi diajukam 15 November lalu,” kata Suwito, Panitera Pengganti yang menangani perkaranya, kemarin.

PHI sebelumnya mengabulkan gugatan Yudi Pitana. Adapun putusannya dijatuhkan olej majelis hakim yang dipimpin Moch Zaenal Arifin didampingi dua hakim anggota yakni, Rest Desifa Nasution dan Sugiyanto. Dalam petikan amar putusannya, majelis hakim menyatakan, dalam eksepsi. Menolak eksepsi tergugat seluruhnya. Dalam pokok perkara, mengabulkan gugatan penggugat sebagian, menyatakan hubungan kerja penggugat dengan tergugat putus sejak tanggal 6 Maret 2017 karena penggugat melakukan pelanggaran terhadap peraturan perusahaan atau perjanjian kerja. Kemudian menghukum tergugat membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak kepada penggugat sebesar Rp 31.812.500.

“Selain itu, majelis hakim juga menyatakan menolak gugatan penggugat selain dan selebihnya,”sebut Siwoto, saat mengutip isi putusan PHI tersebut.

Sesuai fakta sidang, Yudi telah bekerja sejak 1999 s/d 2017 dengan gaji terakhir setiap bulan Rp 475 ribu. Atas pekerjaannya itu pada 2012 sampai 2017 sebagai sopir ia hanya digaji berdasar ritasi (borong) dengan gajii per rit Rp 140 ribu dengan jabatan  sopir dump truk. Pada 6 Maret  2017 ia diberhentikan sepihak dengan alasan pelanggaran berat. Dia dinilai meninggalkan kewajiban membayar ganti rugi atas kerusakan armada dump. Hal itu berdasar surat keputusan Nomor : 155/IPU-KIC/II-2017 tanggal 14 Pebruari 2016 tentang Skorsing terhadapnya dari tanggal 14 Pebruari sampai 28 Pebruari  2017. Menunggu keputusan akhir  atau dalam proses PHK ia tidak akan mendapat pesangon. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...