33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

632 Ribu Anak Kantongi KIA

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng terus menggenjot progres Kartu Identitas Anak (KIA). Per Januari 2018, dari 9.637.492 anak di Jateng, ada 632.598 anak yang sudah mengantongi KIA. Angka itu masih sedikit lantaran masih ada 13 kabupaten yang belum memulai KIA. Yakni Kabupaten Semarang, Cilacap, Purbalingga, Wonosobo, Klaten, Rembang, Pati, Kudus, Demak, Batang, Pekalongan, Pemalang, dan Brebes.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jateng, Sudaryano menjelaskan, khusus Kabupaten Pati dan Kabupaten Semarang, rencananya akan dimulai tahun ini dengan anggaran dari APBD masing-masing. “Beberapa wilayah memang menggunakan anggaran sendiri. Ada juga yang uji coba nasional tahun 2016 dan 2017,” terangnya, Jumat (26/1).

Yang sudah mandiri menggunakan APBD, lanjutnya, ada 9 daerah. Yakni Kota Semarang, Surakarta, Kabupaten Banyumas, Kebumen, Boyolali, Karanganyar, Grobogan, Jepara, dan Tegal.

Mengenai jumlah pemegang KIA terbanyak adalah Kabupaten Grobogan. Terhitung ada 90.842 anak yang punya KIA dari total 395.951 anak atau 22,94 persen. Sementara secara persentase, Kota Surakarta yang menduduki peringkat pertama, yakni 58,47 persen. Dari 154.055 anak, ada 90.071 anak yang sudah punya KIA. Sementara Kota Semarang, 8.900 anak dari total 446.816 anak, atau sekitar 5 persen. “Tahun ini KIA akan kami geber terus. Semoga di penghujung tahun, peningkatannya luar biasa. Bahkan kalau bisa sudah 100 persen semua,” terangnya.

Dijelaskan, banyak keuntungan yang bisa didapatkan anak jika sudah memegang KIA. Selain menjadi tanda pengenal untuk anak usia 0-16 tahun, KIA juga juga untuk melindungi hak-hak anak untuk dapat hidup, tumbuh, dan berkembang serta berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat.

Sebelumnya, Ketua DPD Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Jateng, Rini Sri Puryono menjelaskan, KIA digadang-gadang mampu melindungi anak dari kejahatan-kejahatan. Seperti penculikan, narkoba, pedofilia dan pornografi yang dapat merusak moral generasi penerus. “Kejahatan pada anak merupakan suatu tantangan dalam pendidikan anak usia dini saat ini,” jelasnya. (amh/ric)

Berita sebelumyaZebra Cross Unik
Berita berikutnyaWajib Gunakan Nontunai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ali Mahir Gelar Pengobatan Gratis  

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota DPR RI dari Komisi IX Fraksi Partai Nasdem, Ir H Ali Mahir MM terus menggelar pengobatan gratis bagi warga di berbagai pelosok desa....

Go-Blue Bird Tawarkan Kemudahan Transportasi

SEMARANG - Jalinan kerjasama antara Blue Bird dan GO-JEK, ditindaklanjuti dengan peluncuran layanan GO-BLUEBIRD. Sehingga masyarakat dapat memesan taksi Blue Bird secara khusus dengan...

Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman Ibunda Bupati

KAJEN – Ribuan pelayat dari berbagai penjuru daerah, melakukan takziyah atau melayat ibunda Bupati Pekalongan yaitu Ibu Hj Chairiyah binti H Fadjari yang meninggal...

Sukses dan Tumbuh Bersama

TEMANGGUNG ­– Pertumbuhan PT. BPR Kusuma Sumbing dari waktu ke waktu mengalami perkembangan yang pesat. BPR yang berkantor pusat di Jalan Pangeran Diponegoro No...

Cookies Lawang Sewu, Butuh Ketelitian Ekstra

Jika biasanya melukis dilakukan dengan media kertas atau kanvas, kali ini justru tercipta dengan media cookies atau kue. Gambarnya pun bermacam-macam, mulai dari aneka...

Waspada Kanker pada Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penyakit kanker saat ini tidak hanya menyerang orang dewasa. Beberapa tahun terakhir anak-anak pun menjadi penderita kanker. Menurut data World Health...