32 C
Semarang
Rabu, 23 Juni 2021

Desa Dieng Dilengkapi Wifi Gratis

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo menjadi proyek percontohan program desa wisata online yang digulirkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Indonesia Comnets Plus (Icon+), salah satu anak usaha PT PLN Persero. Wonosobo dipilih menjadi mitra Icon+ bersama 4 kabupaten lain, yaitu Mandalika, Toba Samosir, Kutai Kartanegara dan Banyuwangi.

“Alasan pemilihan Kabupaten Wonosobo secara pasti saya tidak mengetahui, namun kemungkinan karena statusnya yang belum beranjak dari urutan pertama Kabupaten termiskin, sehingga diharapkan melalui program ini bisa membantu,” tutur Asisten Deputi (Asdep) Bidang Usaha, Energi, Logistik dan Pariwisata Kementerian BUMN RI, Agus Haryono di kantor Bupati Wonosobo sesaat sebelum mengunjungi Desa Dieng.

Direktur Niaga Icon+ Ardian Cholid menjelaskan, program tersebut bakal memudahkan desa untuk mengakses internet dengan kecepatan cukup tinggi, tanpa batas kuota serta gratis. Dengan kemudahan akses internet, diharapkan masyarakat akan lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi untuk mengangkat potensi perekonomian mereka, termasuk dalam hal promosi wisata, pertanian maupun peternakan.

“Wisatawan yang berkunjung ke Dieng juga dapat memanfaatkan akses gratis ini selama 24 jam dan kecepatan yang konstan karena Icon+ memanfaatkan jaringan listrik PLN untuk pemasangan fiber optic-nya,” jelas Ardian.

Selain itu, internet gratis, program ini juga dapat dimanfaatkan untuk memantau situasi keamanan di seputar objek wisata. Kapasitas mencapai 1 terabyte, cukup untuk mendukung CCTV maupun aplikasi lain seperti panic button atau pengembangan teknologi informasi lainnya.

Program internet gratis untuk Desa Dieng mendapat sambutan positif dari Wakil Bupati Agus Subagiyo. Agus mengaku optimistis, pengembangan IT yang dilakukan oleh anak perusahaan PLN tersebut bisa meningkatkan promosi sektor wisata di Wonosobo dan juga pengembangan informasi terkait sektor pertanian, perdagangan dan jasa.

”Wifi gratis tersebut sudah dimanfaatkan oleh pihak desa dan juga pemilik home, serta mampu menghemat beban biaya internet yang rata-rata mencapai Ribu 500 ribu per bulan,” tambah Kades Dieng, Mardi Yuwono. (ali/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here