33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Motif Pembunuhan Masih Misterius

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Motif pelaku IB, 16 dan DIR, 15, warga Semarang Selatan untuk merampok dan membunuh sopir Grab Car, Deny Setyawan masih misterius. Meski keduanya mengaku hasil rampasan untuk membayar SPP, namun kedua pelaku berasal dari keluarga mampu alias berkecukupan. Bahkan, ketika ditelusuri di tempatnya menuntut ilmu di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Semarang, tidak ada tunggakan pembayaran.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Fahmi Arifriyanto mengakui telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Bahkan, pemeriksaan kejiwaan dan tes urine telah dilakukan, namun hasilnya negatif.

“Hanya saja tersangka ini memang orang yang teteg, sudah menjadi tersangka dan diinterogasi dia menjawab pertanyaan selalu dengan tenang,” ungkapnya, Kamis (25/1) kemarin.

Dari penilaian Fahmi, diduga niatan korban mengambil barang dan mencelakakan korban hanyalah untuk eksistensi diri. Bahkan, pelaku juga diduga memiliki perilaku menyimpang.

“Penyimpangan perilaku itu, tidak harus sakit jiwanya. Bisa saja karena terlalu banyak di berbagai media, kemudian dijadikan acuan. Saya juga melihat anak ini ingin mendapat pengakuan, karena di sekolah biasa saja,” bebernya.

Fahmi juga membeberkan, tersangka IB, sempat mengajak seluruh teman dekatnya untuk melakukan tindakan kriminal tersebut. Hanya saja, satu temanya yakni DIR yang tidak menolak ajakan tersebut. “Satu itu ya memang teman dekatnya, mereka berdua ini, setia kawan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rem Blong, Pelajar Tewas, 3 Luka

WONOSOBO—Kecelakaan tunggal yang melibatkan minibus Tunas Muda menyebabkan seorang penumpang tewas. Peristiwanya, terjadi di Jalan Wonosobo-Dieng, tepatnya di Dusun Sidorejo, Desa Tiyeng, Kecamatan Kejajar,...

Kejari Kawal Dana Desa

MUNGKID—Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan, Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang menggelar sosialisasi penggunaan dana desa di GOR Gemilang. Melalui sosialisasi ini, diharapkan proses...

Perkuat Matic, Honda Luncurkan Duo Vario

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perkuat pasar matic, produsen Honda kembali meluncurkan produk teranyar bagian dari Honda Vario Series. Adalah All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125. Kedua...

Penipu Modus PNS Dibekuk

SALATIGA-Polres Salatiga menangkap Suryanto alias Gendut, 38, warga kampung Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Gendut disangka menipu Mundori, warga Gebukan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang...

Edukasi Anti Bullying Sejak Dini

SEMARANG – Tingkat bullying di Indonesia mencapai 87,5 persen. Atas fakta tersebut, sejumlah mahasiswa program studi D3 Hubungan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) menggelar edukasi...

Ganjar: Jangan Takut Vaksin MR

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar masyarakat tidak takut dengan pemberian vaksin Measles Rubella (MR). Karena vaksin itu sangat dibutuhkan anak...