33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Motif Pembunuhan Masih Misterius

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Motif pelaku IB, 16 dan DIR, 15, warga Semarang Selatan untuk merampok dan membunuh sopir Grab Car, Deny Setyawan masih misterius. Meski keduanya mengaku hasil rampasan untuk membayar SPP, namun kedua pelaku berasal dari keluarga mampu alias berkecukupan. Bahkan, ketika ditelusuri di tempatnya menuntut ilmu di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Semarang, tidak ada tunggakan pembayaran.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Fahmi Arifriyanto mengakui telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Bahkan, pemeriksaan kejiwaan dan tes urine telah dilakukan, namun hasilnya negatif.

“Hanya saja tersangka ini memang orang yang teteg, sudah menjadi tersangka dan diinterogasi dia menjawab pertanyaan selalu dengan tenang,” ungkapnya, Kamis (25/1) kemarin.

Dari penilaian Fahmi, diduga niatan korban mengambil barang dan mencelakakan korban hanyalah untuk eksistensi diri. Bahkan, pelaku juga diduga memiliki perilaku menyimpang.

“Penyimpangan perilaku itu, tidak harus sakit jiwanya. Bisa saja karena terlalu banyak di berbagai media, kemudian dijadikan acuan. Saya juga melihat anak ini ingin mendapat pengakuan, karena di sekolah biasa saja,” bebernya.

Fahmi juga membeberkan, tersangka IB, sempat mengajak seluruh teman dekatnya untuk melakukan tindakan kriminal tersebut. Hanya saja, satu temanya yakni DIR yang tidak menolak ajakan tersebut. “Satu itu ya memang teman dekatnya, mereka berdua ini, setia kawan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tol Soker Siap Dilalui Pemudik

RADARSEMARANG.COM, SOLO - Memasuki pekan kedua Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memastikan kesiapan menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Sejumlah fasilitas pun...

Sahabat Siap ke Final Four

SEMARANG – Kompetisi bola basket putri Indonesia memasuki babak akhir. Empat tim yaitu Sahabat Wisma Sehati, Merah Putih Predator Jakarta, Merpati Bali dan Surabaya...

PMII Tolak RUU MD3

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Salatiga berunjukrasa menolak disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan kedua...

Chef Juna Jadi Tukang Cukur

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Ada yang istimewa dalam ruwatan rambut gembel di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar, Sabtu (14/7). Chef kondang Juna Rorimpandey ikut menjadi tukang cukur...

Pembiasaan Sicater Tingkatkan Pemahaman Ragam Krama

RADARSEMARANG.COM - SAAT ini tidak sedikit siswa mengeluh betapa sulitnya berbahasa Jawa. Siswa seringkali tidak memahami pembicaraan guru ketika pembelajaran Bahasa Jawa. Apalagi kalau...

Crazy Rich di Mana Saja

Oleh Dahlan Iskan Apakah 1212?Bagi orang India itu ‘Hari Crazy Rich Asia’. Versi India. Itulah pesta perkawinan putri orang terkaya India. Atau terkaya nomor 38 dunia:...