32 C
Semarang
Kamis, 24 Juni 2021

Bandara Jadi Gerbang Ekspor Impor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah mendorong Bandara Internasional Ahmad Yani sebagai salah satu pintu gerbang aktivitas ekspor impor. Hal ini guna mempersingkat waktu sekaligus memangkas biaya pengiriman.

Ketua DPW Asperindo Jateng Tony Winarno mengatakan, infrastruktur di provinsi ini yang kian membaik turut mendorong peningkatan aktivitas ekspor dan impor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, ekspor kumulatif Januari-Desember 2017 mencapai US$ 5.993,05 juta naik 11,21 persen dari ekspor kumulatif Januari-Desember 2016 (US$ 5.389,14 juta). Kenaikan itu juga terjadi pada impor kumulatif Januari-Desember 2017 mencapai US$ 10.658,68 juta naik 20,97 persen dari ekspor kumulatif Januari-Desember 2016 (US$ 8.811,05 juta).

“Terkait perkembangan ini, kami mendorong Bandara Ahmad Yani sebagai pintu gerbang aktivitas ekspor impor e-commerce Indonesia. Harapannya juga dapat menjadi gateway e-commerce UMKM di Pulau Jawa,” ujarnya.

Hal tersebut didukung dengan keberadaan pesawat kargo MY INDO Airlines yang melayani rute penerbangan langsung atau direct flight Semarang-Singapura (PP). Selain itu secara teknis, pihaknya menggandeng PT Bulan Purnama Logistik sebagai  Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) / PJT untuk handle customs clearance process.

“Hal ini membantu perusahaan dalam memangkas biaya logistik dengan proses di Semarang yang semula harus keluar biaya kirim ke Jakarta atau Jogjakarta. Termasuk juga memperpendek transit time selama 1 sampai 2 hari. Sehingga bisa memangkas biaya sekitar Rp 2 juta,” ujarnya. (dna/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here