12.5 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Pertukaran Budaya di SD Kebon Dalem 2

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan suster yang tergabung dalam Suster Penyelengaraan Illahi (SPI) melakukan pertukaran budaya di SD Kebon Dalem 2, Jalan Arumsari Sambiroto, Semarang, Rabu , (26/1). Dalam kegiatan yang bertajuk “Cross Culture Enrichment 2018” itu, suster melihat dan melakukan dialog dengan siswa disaksikan para orangtua siswa.

Di sekolah tersebut terdapat beberapa kebudayaan dari Indonesia, di antarantya dari Bali, Kalimantan, Jakarta, NTT, Kudus, Jawa Barat, serta Semarang. Sedangkan dari luar negeri di antaranya Jerman, Brazil, Malawi dan China.

Dengan mengenakan pakaian adat, para siswa menyapa suster, dan dilanjutkan dengan siswa mepresentasikan kebudayaan.

“Ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab anak kepada orangtua. Tidak hanya masalah budaya tetapi juga melatih anak untuk bertanggungjawab,” kata Ketua Suster Penyelenggara Ilahi Indonesia Cabang Semarang, Rahayu kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Rahayu menambahkan, kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari. Dikatakan, setiap tahun sekolah ini mengadakan kegiatan dengan tema yang berbeda-beda.

Orangtua siswa, Desy, mengaku, dengan mengikuti kegiatan ini tentunya ada kebanggaan dan kepuasan tersendiri, karena bisa membantu anak dalam menyiapkan kegiatan secara maksimal. “Anak merasa bangga karena mampu mempersembahkan kepada orangtuanya dalam acara yang rutin digelar setiap tahun ini,” ujarnya. (hid/sct/aro)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...