33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Pelaku Rencanakan Sebelum Tahun Baru

Empat Rekan Tersangka Diperiksa

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak empat pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Kota Semarang, turut diperiksa kepolisian. Terkait kasus pembunuhan sopir Grab Car yang dilakukan tersangka IB dan DIR. Pasalnya, keempat rekan IB dan DIR tersebut, pernah direkrut untuk ikut melakukan aksi kejahatan. Beruntungnya mereka menolak.

Empat pelajar tersebut adalah BNT, 16; AND, 16; dan RK, 16. Satunya NDR, 16, yang datang ke Mapolrestabes Semarang, menghadap penyidik untuk dimintai keterangan, Rabu (24/1) kemarin. Sedangkan tiga lainnya akan diperiksa di hari berikutnya, setelah NDR.

“Keempat siswa ini saya ajak ngobrol. Dari keterangan mereka, memang diajak, tapi menolak semua,” kata ungkap Ketua Pembina Osis SMK Negeri 5, Abdul Aziz, saat mendatangi Mapolrestabes Semarang, Rabu (24/1) kemarin.

Aziz juga membeberkan, ajakan untuk melakukan aksi kejahatan tersebut dilakukan pada Desember 2017 atau sebelum pergantian tahun baru. Ajakan itu dilontarkan terhadap empat siswa didiknya tersebut saat bermain di rumah tersangka IB. “Mengajaknya pada saat mereka bermain di rumahnya IB,” bebernya.

Terlihat, selain mendampingi salah satu siswanya menghadap penyidik Resmob Polrestabes, Abdul Azis bersama para guru lainnya menyempatkan diri menjenguk IB dan DIR di ruang Tahanan dan Penitipan Barang Bukti (Tahti) Polrestabes Semarang.

Selain pihak sekolah, ayah kandung IB, bernama DSP, 48, yang juga turut menjenguk tidak kuasa menahan kesedihannya saat merangkul anaknya di dalam ruang tahanan Mapolrestabes. Bahkan, DSP juga tidak menyangka, pelaku pembunuhan yang dilakukan di dekat rumah tinggalnya, tak lain anak kandungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kendal Ajukan Tambahan 1.103 PNS

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pemkab Kendal belum mendapatkan kepastian berapa formasi yang dibuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Meski begitu, Badan Kepegawaian,...

Peringati Earth Hour, Bersepeda di Kota Lama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ada yang  berbeda ketika pelaksanaan Earth Hour di Aston Semarang Hotel & Convention Center. Selain mematikan penerangan dan menggantinya dengan lilin...

CSR Nasmoco Bantu Beasiswa dan Mobil Praktik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nasmoco Group melalui Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, memberikan bantuan beasiswa dan sarana prasarana pendidikan kepada sekolah dasar binaannya....

Teknik Rantai Kata Tingkatkan Bicara Jawa Krama

RADARSEMARANG.COM - DALAM berinteraksi dengan orang lain, bahasa sehari-hari yang sering digunakan oleh siswa adalah bahasa ngoko. Lantaran mereka memandang bahasa Krama mempunyai susunan...

Puluhan Pembalap Liar Bubar

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Puluhan pembalap liar di Taman Dadi Kajen, Desa Kebon Agung Kajen, Minggu (29/7) dini hari, seketika bubar. Mereka ketakutan begitu melihat puluhan petugas...

UM Magelang Kirim 105 Atlet

MAGELANG—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang yang menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Mahasiswa (POM) Rayon III mengirimkan 105 atlet. Mereka dilepas oleh Wakil Rektor III...