33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Laga Penentuan PSIS, Menang Atau Tersingkir

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS akan melakoni laga kedua ajang Piala Presiden 2018 versus tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis malam (25/1) ini. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga penentuan bagi tim berjuluk Mahesa Jenar.  Jika menang PSIS masih berpeluang melaju ke perempat final. Jika kalah atau seri pupus sudah ambisi Mahesa Jenar untuk melaju meski masih menyisakan laga terakhir babak penyisihan Grup E versus Persela Lamongan, Selasa (30/1) mendatang.

“Mau tidak mau kami harus bisa mengamankan enam poin dari dua pertandingan jika ingin lolos. Meski kami juga masih bergantung dengan hasil tim lain di dua pertandingan terakhir. Yang penting kami berusaha maksimal dulu,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Pertemuan lawan Arema FC sebenarnya bukan pertemuan pertama keduanya. PSIS pernah melakoni dua kali laga uji coba versus tim berjuluk Singo Edan itu meski menuai hasil minor dengan menelan dua kali kekalahan.

Hanya saja, Mahesa Jenar berpeluang memberi kejutan bagi kubu tuan rumah mengingat selama Piala Presiden ini, coach Subangkit memiliki komposisi pemain yang lebih komplet disbanding dua kali laga uji coba lalu.

Pelatih asal Pasuruan itu juga semakin mantab menerapkan skema 3-4-3 kepada Haudi Abdillah dkk. Skema tersebut juga membuat tim sekelas Bali United tersungkur pada laga uji coba. Selain itu, Bhayangkara FC juga dibuat kerepotan meski akhirnya PSIS harus menyerah 1-0 atas tim berjuluk The Guardian.

“Komposisi lawan arema akan lebih komplet karena pemain-pemain yang sebelumnya sakit seperti Hapidin dan Aldaier Makatindu sudah siap diturunkan. Di jeda waktu beberapa hari kemarin sudah kami siapkan tim menghadapi Arema,” kata Subangkit dihubungi terpisah.

Selain itu, di duel versus Arema nanti, Subangkit juga menyiapkan dua pemain asing pelamar yaitu Nemanja Vidakovic dan Reo Nakamura untuk turun. Di laga perdana lalu hanya Vidakovic yang mendapat kesempatan bermain.“Mereka sudah mulai bisa adaptasi sehingga lebih siap untuk diturunkan dibanding pertandingan pertama lalu karena mereka baru bergabung,” lanjut Subangkit.

Disinggung mengenai kekuatan calon lawan, Subangkit mengakui Arema kuat di permainan sayap mereka. Dua winger Dendi Santoso dan Dedik Setiawan cukup merepotkan barisan pertahana PSIS di dua uji coba kemarin.

Selain itu, bomber anyar Arema Thiago Furtuoso juga akan menjadi perhatian khusus Subangkit. Striker asal Brasil itu mampu menyumbangkan gol indah ketika Arema ditahan imbang Persela 2-2 di pertandingan pertama.

“Yang jelas Arema memiliki pemain-pemain yang sudah berpengalaman tampil di kompetisi kasta tertinggi. Tapi, kami tidak akan silau, dan siap memberi perlawanan kepada Arema,” pungkas Subangkit. (bas/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mobil Kentang Sabet Juara The Old Timer

SEMARANG – Marcedes Benz Phantom keluaran tahun 1960 milik Ketua Komisi C DPRD Jateng, Asfirla Harisanto memperoleh predikat The Old Timer saat gelaran Gelaran...

Populerkan Wisata Jelajah Sungai

RINGIN – Kreativitas memang tidak mengenal keterbatasan. Hal itulah yang nampaknya menggambarkan Desa Sambirejo kecamatan Bringin. Dengan modal bantingan perangkat Desa, kini Sambirejo memiliki potensi...

Ganjar Ajak Daerah Transparan

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminata agar tertangkapnya Wali Kota Tegal oleh KPK dijadikan pelajaran berharga. Kepala Daerah harus benar-benar berkomitmen memberantas korupsi...

Perda RTRW Terkatung-katung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD menyorot Revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sampai sekarang tak kunjung rampung. Hal itu disebabkan, saat ini revisi...

Menjadi Smart Teacher di Era Smartphone

RADARSEMARANG.COM - DI zaman yang serba canggih saat ini, peran guru sebagai fasilitator pembelajaran menjadi sedikit bergeser. Dengan kemajuan zaman, kita temukan berbagai barang...

Pelari Kenya Dominasi Lomba

MAGELANG - Event akbar Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (19/11) berlangsung meriah....