33 C
Semarang
Selasa, 20 Oktober 2020

PKL Kucing-Kucingan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang menertibkan pedagang sayuran dan gorengan yang berjualan secara ilegal di trotoar Jalan Mataram, Selasa (23/1). Petugas terpaksa mengangkut para pedagang dan barang dagangannya menuju kantor Satpol PP untuk dibina.

Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana, menjelaskan ada 12 pedagang yang telah melanggar Perda No 6 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum (Tibum) dan Perda No 13 Tahun 2013 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL. Para pedagang yang terciduk terbukti telah berjualan di trotoar Jalan Mataram yang hasrusnya untuk pejalan kaki.

“Kami bertindak tegas karena peringatan sudah kami berikan berulang kali. Bahkan, ada kesan pedagang ini kucing-kucingan dengan kami. Saat kami datang, mereka sembunyi di jalan masuk Pasar Rejowinangun dan kembali ke trotoar saat kami pergi,” tegas Singgih.

Mereka yang terciduk merupakan PKL liar dan bukan pedagang Pasar Rejowinangun, karena tidak terdata di Disperindag. Hanya saja, ada dugaan beberapa dari mereka telah memiliki los di dalam pasar. “Barangkali karena tidak sabar berjualan di dalam pasar, maka mencoba jualan di trotoar,” kata Singgih.

Sementara itu, salah satu pedagang yang dirazia, Ngatinah, 50, warga Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang mengaku tidak tahu kalau tidak boleh berjualan di trotoar. Ia mengaku hanya ikut-ikutan pedagang lain yang lebih dulu berjualan di lokasi tersebut.“Mboten ngertos menawi mboten saged dodolan teng mriku,” ujar Ngatinah dengan bahasa Jawa. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...