33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Ikut Misi Haiti, Wujudkan Impian

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Dyah Ayu Ajeng Intani, salah satu anggota Polisi Wanita (Polwan) Polda Jateng sejak kecil telah memiliki keinginan mengenal dunia internasional. Bekerjasama dengan banyak orang dari berbagai Negara, merupakan salah satu cita-citanya.

Kendati profesi yang dijalaninya kini sebagai polisi, hal itu tidak menghentikan langkahnya untuk tetap mewujudkan asanya. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti seleksi dari Divisi Hubungan Internasional Polri untuk misi PBB. “Sempat pasrah karena dari 750 personel, hanya diambil 78 orang saja dari seluruh Indonesia,” kenangnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Namun, berbekal dengan kemampuan bahasa Inggris, kemampuan menembak, dan kemampuan mengemudi, ia memberanikan diri. Dari 78 anggota polisi yang diterima, sedikitnya ada 25 Polwan yang lolos bersama dengannya. Meski demikian, proses belum selesai. Intan sapaan akrabnya, harus menjalani sesi wawancara lagi untuk menentukan dimana ia akan bertugas.

“Tes awal ada wawancara bahasa Inggris, kemampuan menembak dan mengemudi. Kalau wawancara bahasa Inggris lancar karena pengujinya dari PBB datang langsung ke Indonesia. Tapi yang Bahasa Perancis, agak sulit,” jelasnya.

Intan mengatakan, sebelumnya tidak terlalu menguasai bahasa Perancis. Bahkan dirinya baru mulai mempelajari, menjelang waktu ujian yang mepet. Terlebih, wawancara kedua tersebut dilakukan melalui sambungan telepon.

“Bahasa Perancis kan sengau gitu, jadi susah. Apalagi lewat telepon. Tapi Alhamdulillah lolos dan diberangkatkan untuk misi di Haiti, Amerika Tengah. Kurang lebih satu tahun kemarin,” terangnya.

Ia bergabung dengan tim Minustah, yakni kepanjangan dari Mission des Nations Unies pour Stabilisation en Haiti. Selama satu tahun di negara tersebut, akhirnya ia merasa dapat mewujudkan impiannya.

Sebagai satu-satunya wanita yang berasal dari Provinsi Jateng dalam misi tersebut, Intan mengaku tidak merasa kesulitan saat harus berbaur dan beradaptasi dengan polisi-polisi lain yang berasal dari berbagai penjuru dunia. “Banyak banget pelajaran yang didapat, pengalaman baru. Terlebih Haiti punya pantai yang bagus, lautnya biru cerah, seperti di film Pirates of Carribean,” tandasnya. (tsa/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

CSR Nasmoco Bantu Beasiswa dan Mobil Praktik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nasmoco Group melalui Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, memberikan bantuan beasiswa dan sarana prasarana pendidikan kepada sekolah dasar binaannya....

Makarel Bercacing Masih Ditemukan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Adanya informasi makanan cepat saji ikan makarel dalam kaleng yang terindikasi mengandung cacing parasit oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), direspons...

Keteledoran Sopir Sumber Kecelakaan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Berdasarkan data dari Korlantas Polri, penyebab utama dari kecelakaan lalu lintas adalah karena keteledoran dari pengemudi. Penyebab lainnya yang dominan adalah...

Suka Hunting Foto Panorama

HOBI fotografi membuat Nurul Fadhila sering memanfaatkannya untuk hunting foto terutama membidik panorama. Ia merasa akan puas jika bisa mengabadikan lokasi bagus dengan angle...

Penerimaan Pajak Capai 15 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penerimaan pajak dalam wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah hingga akhir Februari lalu telah mencapai 15 persen dari total target...

Menikmati Sunset di Pulau Blekok

RADARSEMARANG.COM - BERWISATA ke Pulau Blekok, Desa Morosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak cukup menarik. Pulau ini terletak sekitar 4 kilometer arah utara dari jalur...