32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Pasangan Sudirman-Ida Paling Kaya

Laporan LHKPN Paslon ke KPK

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bakal Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Sudirman Said-Ida Fauziah ternyata memiliki harta kekayaan paling tinggi, yakni Rp 25.579.735.480. Rinciannya, milik Sudirman Rp 4.672.784.760 dan Ida Rp Rp 19.896.950.720. Angka itu jauh lebih tinggi dari lawan politiknya, Ganjar Pranowo-Taj Yasin (Gus Yasin). Petahana Ganjar hanya memiliki Rp 6.729.155.082, sementara Gus Yasin Maimoen Rp 3.061.935.581.

Total kekayaan masing-masing kandidat itu berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai syarat untuk bertarung di bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng. Semua harta kekayaan yang dilaporkan telah diverifikasi tim dari KPK.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Joko Purnomo mengaku belum menerima angka resmi mengenai total kekayaan masing-masing kandidat dari KPU. “Kami hanya menerima tanda terima LHKPN yang sudah diverifikasi dari KPK. Kalau jumlah pastinya, nanti menunggu KPK yang mengaudit seluruh kandidat. Setelah itu, KPK akan mengirimkan surat ke kami dan minta bantuan untuk diumumkan ke publik,” terangnya, Selasa (23/1) kemarin.

Biasanya, lanjutnya, hasil audit baru bisa dikeluarkan 1-2 bulan setelah KPK menerima LHKPN. Artinya, bisa jadi audit baru selesai setelah penetapan paslon, pertengahan Februari 2018 mendatang. “Kalau di undang-undang, pengumuman terakhir total kekayaan kandidat, satu bulan sebelum pemungutan suara,” tegasnya.

Meski begitu, pihak KPK sudah mempublikasikan angka LHKPN seluruh kandidat yang berpartisipasi pada Pilkada serentak 2017 mendatang. Angka itu bisa dibuka di laman resmi milik KPK.

Pengamat Politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Teguh Yuwono menilai, besaran keyakaan paslon bukan jaminan untuk memenangkan perebutan kursi kepala daerah. Sebab, total kekayaan yang hanya puluhan miliar rupiah, tidak mampu membalut seluruh kebutuhan dari kampanye hingga pemungutan suara.

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here