33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Wajib Kembangkan Potensi Investasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kabupaten maupun Kota yang berada di lingkup Provinsi Jawa Tengah diharapkan dapat memetakan lebih detail potensi-potensi di daerahnya. Hal tersebut salah satunya untuk menjaring potensi investasi.

Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengungkapkan, Jateng memiliki potensi yang cukup besar untuk menggaet para calon investor, baik di bidang perdagangan, pariwisata, budaya maupun lainnya. Didukung pula oleh ketersediaan lapangan kerja, sumber tenaga kerja serta besaran upah yang kompetitif.“Sayangnya pengembangan potensi investasi ini belum tergali secara maksimal,” ujarnya disela peresmian kantor Sekretariat Keris Jateng (Koridor Ekonomi Perdagangan, Investasi dan Pariwisata Jawa Tengah) yang berlokasi di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, kemarin.

Oleh karena itu, Ketua Keris Jateng ini berharap para anggota yang terdiri dari berbagai instansi dapat bersinergi, khususnya dalam memetakan dan menjaring potensi investasi unggulan yang terdapat di daerah masing-masing.“Adanya pemetaan yang jelas serta profil investasi yang diprioritaskan oleh masing-masing kabupaten kota diharapkan dapat menarik para investor,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Pemprov juga mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk tidak memaksakan diri untuk menjadi daerah industri. Karena pendorong perekonomian dapat bersumber dari berbagai potensi lainnya.

“Potensi Jawa Tengah beragam, masing-masing daerah berbeda, sehingga tidak perlu memaksakan diri menjadi daerah industri, bisa juga pariwisata, pertanian atau sumber lain yang potensial,” ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo menambahkan, forum koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bank Indonesia ini dalam rangka penguatan layanan, promosi dan kebijakan investasi.

“Sehingga diharapkan ke depan bisa lebih profesional dan pro aktif dalam upaya menarik investor serta meningkatkan daya saing global dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” ujarnya. (dna/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pasar Properti Stagnan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Memasuki semester kedua 2018, pasar properti masih belum bergairah. Lesunya pasar salah satunya dinilai karena daya beli yang menurun. Kepala Dewan Perwakilan...

Belajar Persamaan Akuntansi lewat Permainan

RADARSEMARANG.COM - MINDSET peserta didik ketika mendengar akuntansi adalah menghitung “duit setan” yang artinya menghitung uang banyak tapi tidak ada uangnya. Dari mindset tersebut,...

Antisipasi Teror, Polres Dijaga Ketat

UNGARAN – Polres Semarang memperketat penjagaan di seluruh markas, Senin (13/11). Hal ini guna mengantisipasi adanya aksi teror susulan paska penyerangan dan pembakaran di...

Hanya Butuh 52 Detik, Bongkar Pasang Senjata Baru

Melakukan bongkar dan pasang senjata api dalam hitungan detik, pastinya bukan perkara mudah. Apalagi dengan kecepatan tangan. Tapi, Bripda Astrid Pradhita, anggota Shabara Polrestabes...

Berharap Pembangunan Pasar Selomerto Dilanjutkan

WONOSOBO—Nasib pasar tradisional di Kecamatan Selomerto hingga saat ini masih buram. Sudah sejak akhir 2015, proyek pembangunan pasar tersebut berhenti dan tak ada tanda-tanda...

Diantar Anak Yatim-Piatu

MUNGKID—Wakil Bupati Magelang, HM Zaenal Arifin, menyelesaikan persyaratan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Magelang lewat DPC PKB. Diantar oleh sejumlah anggota keluarga...