33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Gubernur Cari Kontrakan Rumah di Semarang

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengajukan cuti di luar tanggungan negara kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pekan lalu. Cuti tersebut, merupakan aturan ketika petahana kembali maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Terutama ketika penetapan secara resmi pasangan calon (Paslon) yang berlanjut hingga masa kampanye. “Sudah dikirim ke Kemendagri, Minggu kemarin. Nanti tunggu saja dari sana. Kan masa kampanye masih Februari,” ungkap Ganjar, Senin (22/1) kemarin.

 

Karena cuti di luar tanggungan negara, dia dilarang menempati rumah dinas gubernur, Puri Gedeh di bilangan Gajahmungkur, Semarang. Karena itu, dalam waktu dekat ini, Ganjar sedang mencari rumah kontrakan. “Kan semua fasilitas kedinasan yang melekat pada gubernur harus diletakkan. Rencananya, mau kontrak rumah di Semarang,” jelasnya.

 

Mengenai strategi menjelang penetapan calon, 13 Februari mendatang, Ganjar mengaku terus berupaya membangun kekuatan pemenangan di semua lini. Salah satunya, alumni santri Sarang-Rembang yang belum lama ini dideklarasikan.

 

“Hampir setiap hari saya mendapatkan pesan teks yang menyusun (kekuatan) di masing-masing kelompok santri di daerahnya. Termasuk di partai-partai. Saya meminta, saat terbentuk jangan ada fitnah dan hoax. Saya minta, jangan ditanggapi atau bahkan balik menyerang,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

 

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jateng, Muslim Aisha mengatakan bahwa surat cuti petahana harus diterima paling lambat pada hari pertama masa kampanye. Sesuai Peraturan KPU (PKPU) nomor 4 tahun 2017, petahana juga dilarang menggunakan fasilitas negara.

 

“Fasilitas negara yang dilepas seperti mobil dinas pejabat negara dan transportasi dinas lainnya. Gedung kantor, rumah dinas, rumah jabatan milik pemerintah, kecuali di daerah terpencil yang pelaksanaannya harus memperhatikan prinsip keadilan,” ujar Muslim.

 

Sarana perkantoran lain yang dilarang yakni radio daerah, dansi/telekomunikasi milik pemerintah, dan peralatan lain milik negara ikut diletakkan dan tidak dipergunakan selama masa kampanye. (amh/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ribuan Warga Lantunkan Salawat Nabi

DEMAK-Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Waru, Kecamatan Mranggen kemarin malam berlangsung khidmat. Acara yang digelar Majlis Kanzul Ulum dengan mengusung tema gebyar...

Tolak Ambil Ganti Rugi di PN

KENDAL - Meski lahannya sudah dieksekusi, warga Desa Wungurejo dan Tejorejo, Kecamatan Ringinarum yang terdampak pembangunan tol Batang-Semarang belum juga mengambil uangnya. Padahal uang...

Suporter Jadi Daya Tarik Sponsor

SEMARANG–Selain memiliki histori panjang di kancah sepak bola Indonesia, tim PSIS Semarang juga memiliki basis suporter yang cukup banyak, baik di Semarang sendiri maupun...

Dua Kepala Dinas Baru Hasil Seleksi Pansel

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Bupati Semarang Mundjirin melantik dua pejabat pimpinan tinggi pratama setingkat kepala dinas di lingkungan Pemkab Semarang. Dua jabatan tersebut yaitu Kepala Dinas Perhubungan...

UKW Cegah Wartawan Abal-abal

KENDAL—Uji kompetensi wartawan (UKW) menjadi program yang masih ingin disukseskan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng. Lantaran masih banyaknya wartawan yang bertugas, namun belum memiliki...

Manfaatkan Sela Sawah dengan Ikan

WONOSOBO--Babinsa Koramil 08/Sapuran beserta PPL Sapuran melaksanakan pengiriman ikan Nila kepada empat kelompok tani. Yaitu, Rukun Tani, Karya Tani, Bendosari, dan Mangir. Bibit ikan...