33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Dampingi Kasus Anak di Bawah Umur

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Banyaknya kasus hukum yang melibatkan anak di bawah umur menjadi perhatian seriua Komisi Nasional Perlinduangan Anak Provinsi Jateng. Padahal, anak-anak merupakan generasi emas penerus bangsa, sehingga harus ada upaya kongret agar persoalan hukum yang menimpa anak di bawah umur bisa diatasi.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah, Endar Susilo meminta para orangtua berperan aktif dan mengawasi anak-anak agar tidak terjerat kasus hukum. “Sekarang ini, banyak sekali kasus hukum yang melibatkan anak di bawah umur. Selain hukum kriminal hingga hukum asusila, ini persoalan serius,” katanya.

Ia menambahkan, pendidikan moral dan agama harus menjadi fondasi bagi anak-anak. Dengan begitu, mereka bisa berjalan lurus dan benar-benar menjadi generasi emas untuk Jateng dan Indonesia. “Kami akan terus melakukan pendampingan, karena anak-anak aset berharga. Ini saya lagi mendampingi dugaan kasus asusila di Pringapus, Kabupaten Semarang,” tambahnya.

Endar Susilo menambahkan, Komisi Nasional Perlinduangan Anak Provinsi Jateng resmi sudah terbentuk sejak 11 Januari 2018, berdasarkan Surat Keputusan Komisi Nasional Perlindungan Anak Pusat dengan nomor : 042/Komnaspa-SK/I/2018.

Pihaknya akan segara melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Gubernur, Kapolda dan pihak-pihak terkait untuk menselaraskan misi visi Komnas Perlindungan Anak di Jawa Tengah.

Sekretaris Komnas Perlindungan Anak Jawa Tengah, Imam Supaat berharap adanya kerjasama antara Komnas Perlindungan Anak di Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah dan organisasi serta LSM penggiat perlindungan anak di Jawa Tengah.

Anak-anak merupakan penerus bangsa dan sebagai pewaris pertama akan kondisi bangsa saat ini. Sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dan berkelanjutan dalam penyelamatan moral di tengah era keterbukaan. “Kita harus bersama menyelamatkan masa depan bangsa yang bermartabat dan bermoral di tengah era globalisasi dan keterbukaan dunia internet saat ini,” tambahnya. (fth/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hari Pertama, Penumpang Masih Bingung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang mulai beroperasi Rabu (6/6) pagi kemarin. Bandara dibuka pukul 04.07. Karena baru perdana, di...

Spesialis Make-Up Artist

LATAR belakang pendidikan sering ditemukan berbeda dengan profesi yang ditekuni saat ini. Seperti yang dilakukan Nurhamidah, pemilik Alexa Bridal Photography dengan spesialis make-up artist...

Berangkat Kerja, Terlindas Truk

DEMAK-Nasib malang dialami pengendara motor Yamaha Byson nopol H 6217 YN, Muhamad Nur Ardiyanto, 32, warga RT 4 RW 1, Desa Gajah, Kecamatan Gajah,...

Tampung Usulan, DPRD Bahas 19 Raperda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Setelah menampung berbagai masukan masyarakat dan usulan eksekutif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang 2018 ini menargetkan akan menyelesaikan sebanyak 19 Rancangan Peraturan...

Wanita Berkerudung Buang Bayi di Ngaliyan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Warga Perumahan Bukit Beringin Lestari RT 4 RW 5, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, digemparkan adanya penemuan bayi. Bayi laki-laki yang...

Dana Desa Bisa Untuk Pendidikan

WONOSOBO—Aturan penggunaan Dana Transfer Desa (DTD)—khususnya dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat atau biasa disebut dana desa—boleh digunakan untuk kegiatan belajar nonformal masyarakat. Seperti mendukung...