24.2 C
Semarang
Rabu, 14 April 2021

Hati-Hati Vote dan Like Paslon

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebagai pengawas penyelenggara pemilihan umum, Panitia Pengawasan Pemilihan Kabupaten/Kota (Panwaskab) dituntut untuk melakukan keterbukaan informasi. Pasalnya, dengan menjalankan keterbukaan informasi merupakan upaya membuka diri terhadap masyarakat.

“Informasi pengawasan menjadi hak warga dan harus dipaparkan secara transparatif,” kata Komisioner Panwaskab Wonosobo Sumali Ibnu Chamid saat memberi materi bimbingan teknis (Bintek) kepada Panwascam se-Kabupaten Magelang di Hotel Puri Asri Kota Magelang, Senin (22/1).

Sumali memaparkan, menyajikan informasi kepada khalayak tidak sekadar buah pencitraan semata, tetapi tujuan intinya agar publik dapat mengetahui kinerja lembaga pengawasan. Terlebih, fungsi pengawasan yang baik akan melibatkan unsur masyarakat.

“Kita melakukan tugas kita itu harus secara terbuka. Tidak perlu masyarakat meminta, tetapi sebisa mungkin kita bisa menyajikannya informasi tersebut sebelum diminta,” imbuhnya.

Ketua Panwaskab Magelang M Habib Shaleh menambahkan, tugas yang berat menanti para anggota Panwascam untuk menciptakan pesta demokrasi berjalan penuh kualitas dan bijak. “Kehati-hatian kita menjadi sorotan terutama menyangkut media sosial ini. Vote dan like paslon tertentu di media sosial ini adalah larangan. Saya harap penyelenggara pemilu bisa menjaga netralitas, termasuk menjaga media sosial pribadi dan lembaganya,” papar Habib. (cr3/ton)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here