33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Sudirman Said Cocok untuk Jawa Tengah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman, menilai, Sudirman Said atau yang dikenal dengan Pak Dirman  lebih cocok memimpin Jawa Tengah. Pasalnya, Pak Dirman  mampu menggabungkan semangat kebangsaan dan semangat religius sekaligus.

“Masyarakat Jateng memiliki warisan histori dan sosiologis tentang nasionalis religius sejak lama. Karena itu, Indonesia bisa maju kalau kedua elemen ini bisa menemukan formula yang pas untuk bersama-sama membangun,” kata Sohibul Iman saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Jateng, Minggu (21/1).

Sohibul menyebut, selama ini belum ditemukan formula paling pas bagaimana kedua kelompok ini, yakni nasionalis dan religius berperan dalam membangun Indonesia ke depan. “Dan Sudirman Said adalah orang yang sangat bisa menggabungkan keduanya di Jateng,” tutur Sohibul.

Karena itu, Sohibul meyakini, pasangan Pak Dirman dan Mbak Ida sangat cocok untuk masyarakat Jawa Tengah. Dalam diri keduanya ada semangat nasionalime dan religiusitas yang tinggi, yang jika dipadupadankan akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk membangun Jawa Tengah.

Sebelumnya, Pak Dirman menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada PKS atas kepercayaan yang besar, sehingga ia diajukan sebagai  calon Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023. Ucapan yang sama ia sampaikan kepada Gerindra, PAN, dan PKB.

Pak Dirman menyebut, pencalonannya oleh PKS, Gerindra dan PAN sebagai proses yang sistematis, demokratis, terbuka, dan terjaga mutunya. Dia tidak mengalami proses yang ramai menjadi polemik di publik belakangan ini, yakni mahar.

“Proses yang saya lalui hingga pemberian rekomendasi menunjukkan bahwa partai ini mengedepankan pendekatan sistem ketimbang kedekatan personal.   Ini artinya, PKS menjunjung tinggi asas meritokrasi, suatu asas yang menjadi esensi demokrasi di atas pendekatan personal,” sambung dia.

Pak Dirman mengungkapkan, secara personal dirinya sangat dekat dengan Presiden PKS Sohibul Iman. Namun dalam proses pencalonannya Sohibul justru mengambil jarak. “Silakan ditempuh prosesnya sesuai dengan aturan yang berlaku di PKS. Begitu pesan yang disampaikan kepada saya,” tutur Pak Dirman.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama,  Ketua Umum DPW PKS Jateng, Abdul Fikri Faqih berpesan kepada kader PKS untuk menjadikan momen Pilgub Jateng sebagai ajang kompetisi kebaikan. Hindari pertentangan yang tidak perlu. Fikri juga menekankan, kader PKS Jateng di semua level, siap berjuang memenangkan pasangan Pak Dirman dan Mba Ida. (har/hid/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...