33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Bakar Kapal Naga Sebagai Simbol Tolak Bala

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG — Ribuan umat Tri Dharma Klenteng Budi Luhur Sakti, jalan lingkar Tanjung Mas Semarang, mengikuti ritual Poo Un atau tolak bala dengan membakar replika kapal naga sepanjang 10 meter dengan lebar 2 meter di depan klenteng, Minggu (21/1) . Ritual tersebut tidak hanya diikuti oleh warga Tionghoa dari Semarang saja tetapi juga diikuti dari berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Australia.

Sebelum pembakaran replika kapal naga, umat melakukan doa bersama dan pembacaan Liam King yang dipimpin oleh suhu Pe Kim, kemudian dilanjutkan dengan umat secara bersama-sama meletakkan kertas doa di atas kapal selanjutnya kertas tersebut dibakar di depan klenteng dengan harapan semu doa terkabul.

Ketua Panitia Tan Giok Lee mengatakan untuk peserta Poo Un atau tolak bala itu sendiri diikuti oleh ribuan umat dari berbagai provinsi di Indonesia dan umat dari luar negeri . “Yang mendaftar itu mencapai ribuan umat dan mereka meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kehidupan mereka menjadi lebih baik,” katanya.

Imlek yang jatuh pada 16 Februari mendatang merupakan tahun baru anjing 2569 sedangkan beberapa shio yang jiong pada shio anjing adalah shio anjing itu sendiri, kemudian shio naga, shio kera, shio macan, kuda dan shio tikus.

“Mereka yang memilki shio tersebut agar mengikuti ritual Poo Un atau tolak bala sehingga dengan begitu maka kehidupannya menjadi lebih baik,” ungkapnya. Umat yang telah mendaftar mengikutri ritual Poo Un mereka akan mendapatkan bingkisan yang berisi sembako.

Salah seorang umat, Veronika, 46, mengaku setiap tahun selalu mengikuti ritual Poo Un dengan harapan selalu diberi kesehatan, rezeki yang berlimpah. “Yang terpenting adalah kesehatan sehingga dengan sehat bisa melakukan banyak hal,” katanya. (hid/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tingkatkan Ekonomi Genjot Wisata

SEMARANG- Tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Semarang dalam kurun waktu lima tahun terakhir sangat mendominasi. Mencapai 5,7 persen per tahun. Angka tersebut  lebih baik dari...

Pemkot Blacklist Dua Kontraktor Hanya Selesaikan 48 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dari sekian kontraktor yang masuk dalam daftar rapor merah karena kinerjanya buruk, dua di antaranya telah di-blacklist. Keduanya adalah PT Dipo...

Markis Kido Bagi Semangat Menjadi Juara

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pertandingan eksebisi pembuka kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Kendal 2018 pada Selasa (8/5) lalu, yang menampilkan bintang tamu pebulutangkis...

Ingin Jateng jadi Provinsi Literasi

Tingginya tuntutan guru untuk bisa menulis literasi membuat Tukijo tergerak menjadi fasilitator sekaligus memotivasi para guru agar bisa menulis. Pasalnya menulis literasi saat ini...

Ratusan Warga Berebut Air Bersih

KAJEN-Ratusan warga Dukuh Ketepeng dan Dukuh Buntek, Desa Rowoyoso, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, berebut air bersih yang diberikan dari Polres Pekalongan, di halaman Kantor...

Ganjar Sambungkan Listrik Gratis 6.163 Warga Miskin

PEKALONGAN- Ribuan rumah warga yang puluhan tahun tidak teraliri listrik kini telah terang benderang. Pemprov Jateng memberi bantuan sambungan listrik gratis untuk 6.163 rumah...