33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Nikmatnya Kudapan asal Italia

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

RADARSEMARANG.COM – Selain menu main course, berbagai pencuci mulut banyak diburu pecinta kuliner. Seperti Gelato contohnya. Jika es krim umumnya terbuat dari olahan krim dan susu, Gelato merupakan perkembangan dari kudapan dengan bentuk padat dan beku ini.

“Gelato punya sedikit perbedaan dengan es krim. Es krim lebih banyak campuran krimnya, sedangkan gelato lebih banyak kandungan susunya. Gelato itu kandungan lemaknya tidak sebanyak es krim tapi tetap ada rasa olahan krim dan susunya,” ungkap Okta, pegawai di Gelato Matteo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Gelato Matteo yang berlokasi di Jalan Mataram No 914 Semarang, tepatnya bersebelahan dengan SMP Maria Mediatrix dan SMA Sedes adalah kafe yang khusus menyajikan aneka jenis Gelato. Kudapan asal Italia ini disajikan seorisinil mungkin oleh pemiliknya yang juga orang asli Italia, Matteo Bulgarini. Bahan bakunya, diklaim banyak yang didatangkan langsung dari Italia.

Kafe ini kental dengan konsep dan dekorasi bernuansa Italia. Terlihat dari luar, kafe didominasi warna biru yang merupakan warna kerajaan Italia yang jamak dengan sebutan Azzurri. Di logo kafe terdapat paduan warna bendera Italia, yakni merah putih dan hijau.

Begitu masuk kedalam, pengunjung akan melihat banyak foto dan poster tokoh-tokoh asal italia seperti Monica Belluci, Valentino Rossi dan tidak ketinggalan juga potret tim nasional Italia saat menjuarai Piala Dunia. “Kalau seragam, kami setiap Sabtu selalu pakai batik. Minggu pakai jersey sepak bola,” imbuhnya.

Hal lain yang menarik lainnya adalah sebuah kursi di sisi sebelah kiri ruangan yang mencolok berwarna biru dengan tulisan nama Buffon, Penjaga Gawang kebanggaan Italia. Kursi sofa tersebut, didesain menyerupai jersey yang sering dikenakan oleh Buffon di Timnas Italia.

Beragam menu yang disajikan antara lain mulai dari rasa coklat yang menjadi andalan karena bahan dasarnya 70 persen asli sehingga memiliki rasa yang sedikit pahit, Malaga Raisin kombinasi vanilla kismis dan rhum, Oreo dengan menyisakan kepingan biskuitnya hingga rasa mangga.

Sejak buka di awal November 2016 lalu, Gelato Matteo selalu ramai dikunjungi. Harga untuk gelato ukuran regular Rp 24.000. Ukuran reguler diisi dengan dua scoop gelato sementara medium dan large terdiri dari tiga dan empat scoop gelato. Anda juga dapat menikmati dengan beragam jenis platting, mulai dari Cone, Brioche, Waffle yang juga dapat dimakan. Jika anda hanya ingin menikmati Gelato, maka anda bisa memilih plating dengan Cup. (tsa/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Pengprov Bermasalah Tak Miliki Hak Suara

SEMARANG - Pengprov cabang olahraga atau KONI Kabupaten/Kota di Jateng tak memiliki hak suara pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jateng di Hotel OAK...

Persyaratan Agar Adopsi Anak Legal

RADARSEMARANG.COM - Ibu Dini S Purwono yang saya hormati. Saya sudah menikah selama 12 tahun, namun belum dikaruniai anak. Saya ingin mengadopsi anak yang...

Temukan Makam Raden Kanduran di Komplek PT KLI

KENDAL—Dinas Pariwisata Kendal menemukan situs makam yang diyakini merupakan makam tokoh besar kerajaan Demak sekaligus penyebar agama Islam di Kendal. Tokoh tersebut yakni Raden...

Pemprov akan Lunturkan Budaya ‘Ritual Seks’ di Gunung Kemukus

SRAGEN - Pemprov Jateng berupaya menghapus kesan 'esek-esek' di sekitar makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen. Kawasan tersebut dikemas menjadi wisata religi....

Beli Mobil dari Menyanyi

BERKAT berkarir di dunia tarik suara, Putri Adhita, mampu mengisi pundi-pundi rupiahnya. Bahkan ia telah mampu membeli sejumlah barang berharga, mulai handphone, sepeda motor,...

Awalnya Coba-Coba, Kini Omzet Sebulan Rp 22 Juta

RADARSEMARANG.COM - Bermula dari keisengan mengisi waktu luang selepas kuliah, Chikara D Rinarta kini memiliki usaha boneka peluk lucu. Produknya itu rajin ia promosikan di...