33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Lulusan Kedokteran Harus Siap Berkompetisi

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Semakin banyak universitas di Indonesia yang memiliki fakultas kedokteran (FK). Setiap tahunnya, meluluskan sekitar 10 ribu lulusan dari 83 fakultas. Karena itu, selain harus bersaing dengan lulusan dari dalam negeri, lulusan dokter lokal pun harus bersaing dengan lulusan luar negeri.

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Anis Malik Toha mengatakan jika lulusan FK Unissula harus siap berkompetisi dalam menghadapi gempuran banyaknya lulusan dokter. “Kondisi tersebut harus dijadikan tantangan. Jadi lulusan dari FK harus siap memberikan kinerja yang baik dan siap berkompetisi,” katanya saat Pengambilan Sumpah Dokter ke-105 Periode I Tahun 2018, Sabtu (20/1) kemarin.

Dalam sumpah dokter yang diikuti 35 dokter baru ini, total saat ini FK Unissula telah mencetak hampir 5.000 lulusan dokter. Unissula sendiri dianggap lebih unggul karena animo masyarakat yang tinggi. Terlebih di Semarang ada sekitar empat perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran.

“Jumlah peminat yakni calon mahasiswa baru yang ingin masuk ke FK dari tahun ke tahun tetap melimpah. Di FK Unissula, animo juga tinggi, tahun ini yang mendaftar lewat jalur siswa berprestasi mencapai 1.000 calon mahasiswa dan yang ikut tes reguler mencapai 1.500 orang. Padahal daya tampung FK Unissula hanya 180 mahasiswa saja,” tambah Dekan FK Unissula Dr dr H Setyo Trisnadi.

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah 6, Prof DYP Sugiharto menambahkan jika saat ini profesi dokter harus bisa menyesuaikan kebutuhan zaman. Apalagi masuk era digitaliasi dan industri yang mengharuskan lulusan dokter punya kompetensi lebih baik. “Harus bisa menyesuaikan dengan tantangan zaman Now, belum lagi gempuran dari luar sehingga mutu lulusan harus dipertahankan,” jelasnya.

Menurut dia, ukuran mutu dari sebuah lulusan bukan berasal dari besar atau kecilnya sebuah perguruan tinggi. Melainkan dari akreditasi yang dimiliki perguruan tinggi tersebut dan pelaporan jumlah lulusan dari sebuah perguruan tinggi. “Dua indikator ini, membuktikan jika sebuah univesitas punya kualitas yang baik,” pungkasnya. (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rita Pasaraya Berhenti Operasi

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Mulai hari ini, Senin (12/2), Rita Pasaraya harus menghentikan aktivitasnya di Gedung Pasar Plaza Wonosobo lantai 2 dan 3. Pemkab Wonosobo...

Bullying Berefek Jangka Panjang

SEMARANG – Seminggu penuh dimanfaatkan oleh mahasiswa program studi D3 Hubungan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) untuk melakukan rangkaian kampanye stop bullying. SD Negeri Kramas...

Polresta Bantu Logistik Petugas Siaga Mudik

MAGELANG - Kepolisian Resor Magelang Kota dan pengurus Cabang Bhayangkari Magelang Kota, Kamis (22/6) kemarin menyerahkan bantuan logistik kepada petugas pospam, posyan dan pos...

Viral di Medsos Harga Pertalite Naik, Begini Jawaban Pertamina

JawaPos.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tengah viral di media sosial. Hal itu muncul dari sebuah meme yang menyebutkan Pertalite...

Siapkan OTT, Awasi Pemotongan Gaji Guru hingga Dana Desa

Pemkab Demak terus berupaya meningkatkan pelayanan publik. Ini dibuktikan dengan komitmen bersama dengan dibentuknya tim satgas sapu bersih pungutan liar (saber pungli), termasuk menyiapkan...

Bukan Arena Saling Mengalahkan

RADARSEMARANG.COM, SUKOHARJO - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bukan arena untuk saling mengalahkan, melainkan kontestasi ide, gagasan, dan program guna merebut hati masyarakat. Dengan begitu,...