Misi Jinakkan Jawara Liga 1

422
BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG
BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM, MALANG PSIS akan melakoni laga perdana Grup E ajang Piala Presiden 2018 versus Bhayangkara FC di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (20/1) sore ini. Raihan tiga poin tentu akan sangat penting bagi tim berjuluk Mahesa Jenar ini untuk menjaga kans lolos ke babak selanjutnya meski tidak mudah. Sebab, tim yang akan dihadapi adalah jawara Liga 1 musim 2017 besutan coach Simon McMenemy.

“Kami ingin memainkan laga sebanyak mungkin di Piala Presiden. Artinya, kami juga ingin meraih hasil maksimal di setiap pertandingan,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Head coach PSIS, Subangkit, mengatakan, menghadapai Bhayangkara FC, pihaknya bakal menerjunkan starting eleven proyeksi Liga 1 yang telah ia matangkan pada beberapa kali laga uji coba.

Pelatih asal Pasuruan itu maaih akan menggunakan skema anyar back three 3-4-3 seperti ketika berhasil menundukkan raksasa Bali United dalam laga uji coba beberapa waktu yang lalu. Tiga pemain di belakang, Subangkit akan menurunkan Haudi Abdillah, Petar Planic dan Rio Saputro. Kemudian duo fullback Gilang Ginarsa di kanan dan Frendi Saputra di kiri masih akan menjadi pilihan utama.

Di tengah, Mahesa Jenar mempercayai duet breaker Hapit Ibrahim dan Ibrahim Conteh sebagai starter. Sedangkan di sayap dan lone striker, Subangkit siap menurunkan sederet nama, seperti Komarudin, Melcior Leideker, Bayu Nugroho, Hari Nur Yulianto, Arif Yanggi dan Hapidin yang telah pulih dari sakit.

“Kami sudah siapkan tim selama beberapa minggu terakhir, termasuk melalui sejumlah laga uji coba. Dan memang kami juga terus mematangkan skema back three,” ujarnya.

Disinggung mengenai calon lawan, Subangkit mengatakan, tim berjuluk The Guardian tersebut tetap berbahaya meski ditinggalkan banyak pilar, seperti top skor musim lalu, Ilija Spasojevic serta duo timnas, Ilham Udin Armain dan Evan Dimas yang memutuskan merumput ke Liga Malaysia.

“Tapi bukan berarti Bhayangkara akan mudah dikalahkan. Musim ini, Bhayangkara merekrut pemain-pemain baru yang tak kalah bagusnya, seperti Vendri Mofu, Marinus Wanewar dan kembalinya Hargianto juga akan membuat tim ini tetap solid,” bebernya.

Subangkit ditemui di Stadion Gajayana, Jumat (19/1) pagi kemarin, juga memberi sinyal tak akan memaksakan dua pemain asing seleksi, yakni striker asal Serbia Nemanja Vidakovic dan gelandang asal Jepang, Reo Nakamura.

“Kami akan memaksimalkan pemain yang sudah kontrak dulu, karena Vidakovic dan Nakamura baru bergabung di Malang, dan baru sekali latihan tadi (kemarin, Red),” ujarnya. (bas/aro)