ATM Beras Bagi Warga Miskin

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Ada yang berbeda di Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima Semarang usai salat Jumat (19/1) kemarin. Perbedaan tersebut lantaran adanya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dapat mengeluarkan beras khusus untuk warga miskin. Mesin ATM beras berkapasitas 240 kg itu diletakkan di Sekretariat Ikatan Remaja Masjid Raya Baiturrahman (IKAMABA) Semarang. Dilihat dari desain bentuknya, sangat mirip dengan mesin ATM uang dan Vending Machine.

Di bagian layar tertulis ATM Beras Ikamaba Beras Gratis Khusus Untuk Dhuafa. Cara kerjanya cukup dengan menyentuhkan kartu ke mesin dan akan keluar beras dari bagian bawahnya tanpa perlu menekan nomor pin.

Ketua Ikamaba, Asrul Sani, mengatakan, mesin tersebut buatan alumni ITB angkatan 80-an bernama Budi Aji. Sementara alat yang berada di Masjid Raya Baiturrahman merupakan hibah Ir Teguh Trianung yang juga alumni ITB asal Semarang.

“Dihibahkan di Masjid Raya Baiturrahman Semarang. Ini untuk pertama kalinya di Jateng, diresmikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Minggu (14/1) lalu,” ungkap Asrul di sela kegiatan, kemarin.

Mesin tersebut dapat disetting sesuai dengan hasil klarifikasi dari tim terhadap dhuafa atau calon penerima beras gratis. Mesin terhubung dengan jaringan nirkabel yang akan memberikan informasi kepada admin setelah kartu ditap atau ditempelkan.”Bisa tentukan penerima kartu nomor sekian ini butuh beras banyak atau sedikit. Misalnya, janda tunggal kan kebutuhannya sedikit, itu bisa diatur,” jelasnya.

Untuk awal penggunaan ini, panitia memberikan kartu ATM beras kepada kaum dhuafa di sekitar masjid dan pekerja di masjid sebanyak 20 kartu. Tidak sekadar memberikan beras, program ini juga diikuti dengan kegiatan masjid bagi penerimanya.

“Jadwal diatur sesuai pembinaan di Baiturrahman. Misalnya, Jumat ada kajian wanita di sini, ibu-ibu ambil beras setelah kajian. Ahad pekan pertama ada gerakan salat subuh berjamaah, penerima manfaat bisa ambil setelah salat,” bebernya.

Diharapkan jumlah penerima akan terus bertambah, begitupun sumbangan beras dari donatur. Untuk awal kegiatan, beras disumbang oleh Wali Kota Semarang sebanyak 2 ton. “Kita ada tim verifikasi, jadi yang mendapatkan bisa tepat sasaran dan mau mendapatkan pembinaan,” katanya.

Alat seharga sekitar Rp 29,5 juta itu memang bukan yang pertama kali di Indonesia. Namun di Jateng, Semarang menjadi kota yang pertama. Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi dan berharap bisa berkolaborasi secara kontinyu. “Tentu harapan kami ada sebuah kolaborasi tercipta, sehingga yang bergerak untuk Kota Semarang bukan hanya pemerintah saja. Masyarakat yang inisiasi kemudian Pemkot Semarang akan mendukung penuh,” ujar Hendi. (tsa/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -