33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Penanganan Dilimpahkan ke Polda Jateng

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kasus penyelewengan 48 ton beras Bulog yang rencananya dikirim ke Kalimantan Timur, akhirnya dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng. Namun, Polda Jateng masih menunggu pelimpahan berkas dari Polrestabes Semarang dalam upaya mendalami kasus tersebut.

” Belum ada penetapan tersangka, masih sebatas saksi. Perkara ini, kami limpahkan ke Krimsus Polda Jateng. Nanti kami akan membuat berkas pelimpahan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Fahmi Arifrianto, Kamis (18/1) kemarin.

Terkait temuan tersebut, Fahmi mengakui belum ada temuan barang bukti beras lainnya. Namun demikian, pihaknya akan terus mendalami kasus ini dari keterangan para saksi. “Masih kami selidiki. Karena delivery itu, totalnya 300 ton,” katanya.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari mengakui telah mendapat laporan dari Polrestabes Semarang terkait pengungkapan kasus tersebut. Ini terkait lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Demak, yang notabene-nya di luar wilayah hukum Polrestabes Semarang.

“Polrestabes Semarang tidak bisa menangani. Terus sekarang Polrestabes menduga hubunganya dengan Banjarmasin, itu lintas provinsi. Tadi sudah saya instruksikan ke Polda Jateng, nanti kami telaah lebih lanjut,” katanya.

Dari temuan kasus ini, Lukas mengakui masih menunggu pelimpahan berkas dari Polrestabes Semarang. Menurutnya, komoditas beras dilarang dikirim ke provinsi manapun. “Mungkin perlu ada sanksi administratif untuk mitra Bulog itu, karena tidak sesuai dengan apa yang diminta Bulog. Yakni, untuk Operasi Pasar di Jawa Tengah. Kalau dari sisi pidananya, belum terlihat,” bebernya.

Terkait antisipasi adanya kejahatan lain terkait kasus sembako di Jawa Tengah, Lukas menambahkan Polda Jateng melalui Tim Satgas Pangan akan terus aktif melakukan operasi pasar.  “Kami sifatnya mengamankan. Semua operasi pasar kami amankan, baik dengan Satgas Polda maupun Polres. Sifatnya, kami membantu pengamanan,” pungkasnya. (mha/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DPD RI Ditarget Mampu Amandemen UUD

SEMARANG – Sosok Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua DPD RI yang baru ditargetkan bisa merealisasikan agenda amandemen UUD yang fokusnya memperkuat peran serta fungsi...

Sepeda Hias Menjamur, Harusnya Pemkot Menata

TAMAN Kota, Simpang Lima Semarang disalahgunakan untuk bisnis jasa persewaan wahana permainan seperti motor trail mini, mobil mini, sepeda-becak hias, dan lain-lain. Akibatnya, fasilitas publik...

Kebocoran Parkir Dimakan Jukir

KENDAL—Dinas Perhubungan Kendal mengakui banyak kebocoran dalam pengelolaan parkir di Kendal. Kebocoran disinyalir karena lemahnya manajemen dalam pengelolaan titik parkir dan banyaknya juru parkir...

92 Pasangan Ikuti Itsbat Nikah

KAJEN  –  Sebanyak 92 pasangan dari 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Paninggaran, Lebakarang dan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/3) melakukan sidang Itsbat nikah atau pengesahan pernikahan, yang...

Akan Hapus Program Tidak Penting

BATANG-Untuk mewujudkan visi misi dan program kerja di era kepemimpinan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati (Wabup) Suyono, program yang tidak penting akan dihapus. Sedangkan...

SMKN 3 Kembali Dilempari Batu

SEMARANG - Aksi penyerangan atau teror kembali terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Semarang, saat siswa melakukan kegiatan ekstrakurikuler, Kamis sore...