33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Bawaslu Ingin Netizen Ambil Peran Awasi Pilkada

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah gencarkan kampanye berperilaku baik di media sosial (medsos) atau internet. Pihaknya menyadari bahwa peran medsos sangat besar dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Tak jarang, medsos dimanfaatkan untuk mencari keuntungan. Tak terkecuali dalam masa pemilihan kepala daerah saat ini. Bawaslu menginginkan warganet atau netizen turut menjadi pengawas pemilu melalui medsos.

“Kami ingin netizen juga menjadi pengawas dan melaporkan ke kami jika terjadi pelanggaran pemilu di medsos. Netizen harus cerdas, tidak mudah terpancing berita hoax dan mem-viralkan,” ungkap Ketua Bawaslu Jateng M Fajar Subkhi AK Arif, saat diskusi bebas dengan wartawan di Holiday Inn Hotel, Jalan A Yani Semarang, Kamis (18/1).

Fajar mengatakan, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi Pilkada serentak 2018. Saat ini, Bawaslu memiliki 35 ribu orang pengawas yang tersebar di 35 Kota/kabupaten di Jateng. Namun jumlah tersebut hanya bertugas melakukan pengawasan secara langsung.

“Belum yang di dunia maya (internet). Oleh karena itu, kami berharap partisipasi dari para netizen,” tambahnya.

Dalam acara yang diikuti para awak media di Kota Semarang itu, Bawaslu menghadirkan Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jateng, Suwarmin, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari.

Pada kesempatan itu, Suwarmin mengatakan jika fenomena penggunaan medsos untuk menggalang dukungan massa pada Pilkada 2018 tidak bisa dihindari. Hal itu, dikarenakan pengguna medsos di Indonesia yang begitu banyaknya. Bahkan, dari data perusahaan riset We Are Social menyebutkan ada sedikitnya 51 persen atau 132 juta dari 262 juta penduduk Indonesia adalah pengguna internet aktif.

“Dari jumlah pengguna internet aktif itu hampir 106 juta di antaranya memiliki akun medsos. Dari fakta itu, berita hoax saat pilkada tak bisa dihindari. Pasti ada yang sengaja menyebar berita bohong dengan mencari keuntungan atau mendapat dukungan massa,” katanya.

Suwamin membeberkan trik untuk mendeteksi sebuah berita bohong atau hoax. Hal itu dilihat dari sumber berita yang tidak jelas, website yang tidak diketahui pemiliknya, hingga berita yang cenderung heboh dan tidak dimuat di website atau lama Internet lainnya. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berbagi Bersama Orang Tua dan Anak Istimewa

SEMARANG - Anak-anak hebat dan istimewa yang dititipkan Allah SWT pada orang tua yang hebat dan istimewa pula. Demikian disampaikan Ustad Budi di hadapan...

Siapkan Dua Jalur Alternatif

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Jalan Alibasah Sentot yang menghubungkan Kota Magelang dan Kabupaten Magelang akan mulai diperbaiki usai Lebaran. Pemkot Magelang akan menyiapkan dua jalur...

Berita Editan Argentina Menang Lawan Prancis

JawaPos.com - Sebuah foto gambar televisi yang menayangkan acara olahraga di tvOne beredar di media sosial. Banyak yang mengira tvOne keliru menyampaikan berita hasil...

Jelang Pilkada, Perkuat Struktural Partai

SEMARANG – Menjelang pelaksanaan pilkada pada Februari 2017 mendatang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) fokus memperkuat jajaran struktural partai hingga basis paling bawah. Dengan begitu,...

Menemukan Teman yang Senasib

MENEMUKAN teman. Itulah yang dirasakan Mbah Kamso, 72 (bukan nama sebenarnya), lansia warga Magelang Tengah, Kota Magelang. Ia selama ini tinggal di Rumah Pemulihan...

Bupati Kudus Implementasikan Kesalehan Sosial di Masyarakat

SEMARANG - Bupati Kudus H Musthofa terus berpikir dan berinovasi untuk masyarakat. Baginya, publik harus terlayani dengan sebaik mungkin. Bukan sekadar sebagai kewajiban, namun...