24 C
Semarang
Rabu, 21 April 2021

Menulis Puisi Jawa dengan Iur Kata

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM – MENULIS puisi Jawa (geguritan) membutuhkan imajinasi yang kuat, emosi dan kemampuan mengolah kata. Penguasaan kosa kata merupakan modal utama dalam menulis puisi. Karena itu, tidak semua siswa mempunyai penguasaan kosa kata yang baik sehingga perlu teknik agar siswa mudah menulis puisi.

Ungkapan bahwa menulis puisi itu mudah, itu bisa benar jika siswa mempunyai bekal kosa kata yang banyak. Tetapi bagi siswa yang kosa katanya terbatas, hal ini merupakan sesuatu yang teramat sulit. Apalagi puisi merupakan genre sastra yang khas (padat kata, bermakna ganda, berirama dan bergaya bahasa). Untuk itu, guru harus mempunyai teknik yang sesuai dalam pelaksanaan pembelajaran. Salah satu teknik pembelajaran menulis puisi yaitu dengan iur kata.

Teknik iur kata dilakukan dengan cara mengiur kata-kata yang sesuai tema. Hal ini diilhami seperti kegiatan siswa setiap hari Jumat beriur seikhlasnya untuk beramal. Dari uang sedikit-sedikit kalau dikumpulkan bersama, akan mendapatkan uang amal yang banyak. Begitu halnya dengan menulis puisi. Dengan cara mengiur kata, akan terkumpul modal untuk menulis puisi. Kemudian dilanjutkan merangkai kata menjadi kalimat yang penuh makna.

Kompetensi Dasar (KD) memahami puisi Jawa di SMP tercantum di kelas 9 semester 1. Pada kompetensi ini, siswa harus bisa menulis geguritan sesuai tema yang telah ditentukan. Pembelajaran yang sesuai Kurikulum 13 menggunakan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik mengharapkan siswa aktif dalam pembelajaran.

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here