31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

BPR BKK Kendal Luncurkan Kredit Sanitasi

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus berupaya menuntaskan program jambanisasi, agar warganya tidak buang air besar (BAB) sembarangan. Salah satunya melalui kredit sanitasi yang diluncurkan Perusahaan Daerah (PD) BPR BKK Kendal. Kredit ini diluncurkan tanpa agunan untuk warga kurang mampu dengan bunga rendah.

Direktur Utama (Dirut) PD BPR BKK Kendal, Ahmad Mundolin mengatakan, di Kendal masih ada 54 ribu Kepala Keluarga (KK) belum memiliki jamban atau WC. “Kredit sanitasi ini menjadi pendukung program pemerintah Kendal bebas BAB sembarangan,” katanya, kemarin (18/1).

Disela Penyaringan Tamades Deposit dan Launching Kredit Sanitasi di GOR Salamsari, Boja Mundolin mengatakan jika kredit sanitasi ini diberikan tidak ada agunan. Dengan syarat menyertakan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa.

“Yang jadi agunan material bangunan. Jadi pinjaman itu diberikan sudah dalam bentuk material, sekaligus kami yang membangunkan jambannya,” jelasnya.

“Saat ini sudah ada 18 warga yang mengajukan. Jadi kami persilahkan warga yang belum memiliki jamban untuk mengajukan pinjaman ke BPR BKK Kendal,” tandasnya.

Selain kredit sanitasi, BPR BKK juga melaunching Kredit Sanitasi. Yakni kredit  air, bagi kelompok masyarakat untuk membangun Pamsimas mandiri. Kredit ini untuk menjangkau daerah-daerah yang belum dijangkau PDAM.

“Jadi masyarakat kami berikan pinjaman untuk membangun PAM sendiri yang dikelola oleh warga sendiri,” tandasnya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa memberikan apresiasi terhadap kredit sanitasi ini. Menurutnya kredit ini menjadi upaya untuk mengubah perilaku anggota masyarakat dari budaya hidup tidak sehat. Sebab tidak adanya jamban membuat orang berprilaku jorok yang dapat menyebabkan sakit.

“Dengan adanya perubahan perilaku akan mengurangi angka sakit dimasyarakat. Otomatis yang berperilaku sehat maka akan meningkatkan produktivitas keluarga dan kemampuan ekonomi akan tumbuh,” jelasnya.

Mirna Annisa menargetkan 2018 ini seluruh warga sudah memiliki jamban yang layak. Hal itu mengingat masih tingginya warga di Kendal yang belum memiliki jamban. “Selain dari kredit ini, kami juga sudah mengganden CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kendal untuk memberikan bantuan jamban kepada masyarakat,” tambahnya. (bud/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here