33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Rencana Impor Beras Ditolak

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Rencana pemerintah pusat yang akan melakukan impor beras mendapatkan penolakan dari petani dan pengusaha penggilingan padi Kendal. Pasalnya, jika beras melimpah maka harga gabah di tingkat petani akan turun.

“Harga gabah basah bertahan Rp 6.000 per kilogram, hari ini  harga  gabah basah mulai turun  menjadi  Rp 5.200 per kilogram. Tidak menutup kemungkinan jika  sudah panen raya harga gabah basah bisa terpuruk,” kata Ketua  Gabungan  Kelompok Tani (Gapoktan) Rahayu, Sutardi, Rabu (17/1).

Ia meminta agar pemerintah membatalkan kebijakan mengimpor beras. Sebab sebentar lagi petani akan melakukan panen raya padi. Bahkan panen raya ini tak hanya di Kendal, tapi se-Indonesia. “Jangan sampai tujuan rencana impor beras ini untuk mencukupi ketersediaan beras, tapi justru merugikan petani. Akibat banyaknya beras impor, harga gabah lokal justru jadi jeblok,” tegasnya.

Pengusaha penggilingan padi di Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, Syamsudin, mengatakan, saat ini stok gabah kondisinya menipis. Tapi tidak sampai kekurangan. “Memang stok gabah sedikit, tapi hingga kini tetap ada dan tidak kekurangan. Perusahaan gabah ini tetap beroperasi melakukan penggilingan padi,” kata Syamsudin.

Penolakan terhadap rencana impor beras juga disuarakan Pemkab Demak. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak Wibowo menegaskan, saat ini di beberapa wilayah Demak sudah mulai panen raya dan puncaknya pada Februari mendatang. Tercatat, ada sekitar 38.010 hektare sawah yang akan dipanen. Dari jumlah itu, yang sudah mengawali panen ada seluas 1.739 hektare, utamanya di areal pertanian yang dialiri Waduk Kedungombo. “Untuk Demak surplus terus. Kita hanya butuh 200 ribu ton beras setahun,” katanya.

Kepala Gudang Bulog Demak Sartono mengatakan, untuk menstabilkan harga beras di pasaran, pihaknya telah melakukan operasi pasar (OP) dengan mengeluarkan 3 ribu ton beras. Beras itu dikirim ke Grobogan, Demak, Semarang, Kendal, Jepara, Kudus, Pati dan lainnya. OP ini untuk meredam harga beras supaya stabil. Saat ini digudang bulog Demak terdapat 4.800 ton. Jika tidak ada perubahan, jumlah itu bisa mencukupi kebutuhan untuk 6 bulan mendatang.  (bud/hib/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

5 Ribu Pemilih Belum Tercatat Disdukcapil

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Lebih dari 5.000 pemilih belum terdaftar  di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang. Hal tersebut diungkapkan Bupati Batang Wihaji, saat apel...

Minta Perempuan Melek Politik

SEKJEN DPP PKB Abdul Kadir Karding meminta partisipasi perempuan di politik semakin ditingkatkan. Melalui jalur politik, perempuan bisa menyalurkan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya lebih...

Perkuat Brand UMKM Lewat Website dan Medsos

RADARSEMARANG.COM - Ragam kuliner Nusantara kian naik daun. Sebuah market place pun dibangun guna memudahkan baik para pelaku UMKM dalam memasarkannya maupun masyarakat dalam...

Dua Warung Kopi Ludes Terbakar

DEMAK - Warung kopi di jalan raya Bukit Pesona Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, kemarin ludes terbakar. Warung terbuat dari kayu masing masing berukuran...

Pak Dirman : Korupsi Itu Budaya Kuno

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said menyatakan bahwa korupsi adalah budaya kuno dan pasti akan ditinggalkan. Di era informasi seperti saat ini, kejahatan...

Pelaku Pencurian Coba Bunuh Diri

BATANG - Seorang pelaku pencurian di sebuah rumah mewah di Batang yang terjadi pada Maret lalu,berhasil dibekuk tim Buser Polres Batang. Dia ditangkap bersama...