33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Gagalkan Penyelewengan 48 Ton Beras

Total ada 300 Ton Beras Bulog

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dugaan penyelewengan sebanyak 48 ton beras milik Bulog, berhasil digagalkan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polrestabes Semarang bersama Sat Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Semarang. Pengungkapan bermula saat petugas mencurigai adanya dua truk kontainer dengan nomor lambung MRTU 2142848 dan MRTU 2037210 dari wilayah Demak masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Utara, Kamis (11/1) lalu, sekitar pukul 18.00.

Dari kecurigaan tersebut, didapati dua truk kontainer tersebut berisi masing-masing 24 ton beras, yang diketahui milik Bulog. Sontak, dua sopir truk Widodo dan Akhmad Munawir langsung diamankan untuk dimintai keterangan. “Saat pertama diamankan, sopir mengaku kontainer tersebut akan dikirim ke Klaten untuk dilakukan pencucian beras. Namun saya katakan, kalau ini dari Demak menuju Klaten, jalurnya bukan di sini. Ini sangat tidak masuk akal,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji, saat gelar perkara di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Rabu (17/1) kemarin.

Dari keterangan sopir yang tak masuk akal, semakin mengundang kecurigaan petugas. Hingga akhirnya, kedua sopir trsebut mengakui puluhan beras tersebut diambil dari Bulog Katonsari Demak atas perintah seseorang bernama Rofiq Musyahudin, menuju Klaten dengan bekal Rp 300 ribu. “Itu kan cuma alibi driver untuk menghindar dari pemeriksan kami. Kalau mau ke Klaten, bukan berhenti disini. Ekspedisi Rp 300 ribu, kalau dari Demak ke Klaten tidak mungkin. Pasti biayanya nambah lagi, karena jaraknya lebih jauh,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan mendalam, akhirnya diketahui bahwa beras Bulog tersebut merupakan milik Esti Isniati. Beras tersebut diperoleh dari seseorang bernama Soleh pemilik UD Putra Purwodadi, selaku mitra kerja Bulog Jateng yang mendapat kepercayaan menjual beras operasi pasar di wilayah Semarang, Demak dan Pati.

“Dari pemeriksaan, akhirnya terungkap bahwasanya beras akan dikirim ke Kalimantan Timur. Tentu tujuan ke Kalimantan Timur ini akan membuahkan keuntungan yang besar,” bebernya.

Sesuai rencana, beras tersebut dipasarkan oleh pemiliknya di Kalimantan Timur dengan kisaran harga Rp 8.500 per kilogram. Sedangkan pemilik tersebut memperoleh dari UD Putra Purwodadi sebesar Rp 8.100, dan selaku mitra kerja Bulog, memperoleh harga Rp 7.100.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bank Bapas 69 Masuk Kategori Sangat Sehat

MUNGKID—Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang dinyatakan sebagai bank dengan posisi sangat sehat. Hal ini tidak lepas dari berbagai program yang...

58 Buruh Nyonya Meneer Minta Serahkan Sisa Lelang

SEMARANG- Desakan pengembalian sisa uang lelang yang dilakukan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua terkait pailitnya PT Nyonya Meneer datang dari 58 buruh perusahaaan jamu legendaris asal...

SMK SPMA N H. Moenadi Ungaran Rayakan Dies Natalis ke-51

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN-Rangkaian acara peringatan Dies Natalis ke-51 SMK SPMA N H. Moenadi mencapai puncaknya pada hari Selasa, 15 Mei 2018. Dies Natalis merupakan agenda...

Ajari Siswa Berinternet Secara Baik dan Cerdas

RADARSEMARANG.COM - INTERNET sebagai media informasi pada  zaman now (zaman sekarang) telah memberikan kemudahan bagi siswa. Pasalnya, siswa dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan...

4 Anak Panti Asuhan Diduga Ditelantarkan

DEMAK-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Pemkab Demak menemukan empat anak diduga ditelantarkan di sebuah Panti Asuhan di Desa Karangmlati, Kecamatan...

Curug Genting, Wisata Senior yang Kembali Dihidupkan

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kabupaten Batang Jawa Tengah dikenal dengan surganya curug atau air terjun. Tercatat ada ratusan air terjun di berbagai lokasi di hutan Batang....