Ajak Ulama Tangkal  Proxy War

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik (Polri) turut hadir dalam Muktamar XII Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) di Pekalongan. Berikan ceramah kebangsaan, keduanya ingatkan kepada ratusan ulama yang hadir agar turut menangkal perang proxi (proxy war).

“Kita harus waspada, kini pihak yang ingin merusak negeri ini menggunakan taktik proxy war. Ini lebih berbahaya, bahkan biayanya lebih murah dibanding perang secara fisik,” ucap Kasum TNI Laksya TNI DR Didit Herdiawan dihadapan ratusan peserta Muktamar, Rabu (17/1).

Dijelaskan Perwira Tinggi bintang tiga tersebut, bahwa proxy war adalah perang ketika lawan menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung. Yang dalam era sekarang menggunakan jalur dunia maya, dengan senjata informasi salah hoax, juga produk-produk perusak lain.

“Di era sekarang sduah mulai timbul pola, yang jauh dekat yang dekat jauh. Karena orang sudah senang pakai gawai dalam kehidapan sehari-hari. Ini berbahaya jika salah baca informasi. Bahkan bisa salah kaprah jika tidak memanfaatkan dengan benar,” serunya mengingatkan.

Hal lain yang kini menurut lulusan Lemhannas RI (PPSA) angkatan-17 ini, seperti Budaya gotong royong juga sudah makin luntur di negeri ini. Tidak itu saja, budaya hidup hedonis, narkoba juga turut disorot mantan Ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini. Karena dengan gaya hidup ini bisa merusak suatu generasi, jika ada satu dekade rusak, tentu akan terjadi gap.“Untuk itu kami harapkan para ulama yang hadir disini bisa menasehati lingkungannya agar menjauhi narkoba dan gaya hidup hedonisme,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri (Kaba Intelkam) Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto, menyampaikan tema yang serupa. Namun dia sering mengutip bagaimana, umat Islam Indonesia bisa semakin kuat dalam mempertahan negeri ini. Namun juga diingatkan agar, jangan mudah mengkafir kafir kan orang.

Dia juga cukup kagum dengan kiprah umat Islam melalui para ulamanya. Hal tersebut, juga bagian dari Mukjizat Nabi Muhammad hingga sekarang masih terasa, yaitu turunya Alquran, yang menjadi  pedoman hingga sekarang. Bahkan hingga kini terus menjadi kajian ilmu pengetahuan bagi umat manusia.

Pada kesempatan kemarin, Komjen Lutfi juga mengajak para ulama agar turut dalam dakwa di era digital seperti sekarang. Dengan turut memerangi hoax, yang menjadi cara agar negeri ini muhda dihancurkan. Karena kini melalui media sosial, apa saja mudah di share kepada masyarakat. Bahkan serasa sebagai pemilik media, karena bebas melakukan apa saja di halaman media sosialnya.“Kami berharap para ulama turut waspada dan berhati-hati dalam mendownload, membagikan berita yang tidak dipastikan kebenarannya,” ujarnya. (han/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -