33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Harus Ada Solusi Selain Impor

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng dengan tegas menolak kebijakan impor 500.000 ton beras yang dilakukan pemerintah pusat. Sebab, di Jateng pasokan beras diprediksi surplus mendekati angka satu juta ton saat masa panen raya Januari-Maret.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ferry Firmawan mengatakan, pemerintah harusnya jangan selalu mengambil langkah impor beras. Jika kondisi tersebut dibiarkan, jelas akan terjadi ketergantungan impor untuk memenuhi konsumsi masyarakat. “Kebijakan ini jelas bisa mengancam ketahanan pangan nasional. Apalagi Jateng merupakan lumbung pangan nasional,” katanya.

Ia menambahkan, dengan alasan apapun pemerintah harusnya tidak melakukan impor beras. Terlebih harga jual padi dalam minggu kedua Januari naik menjadi Rp 5.500 per kilogram dari yang sebelumnya hanya Rp 4.500 per kilogram. Ketika ada kebijakan impor, maka harga jualnya akan turun drastis. “Dan lagi-lagi yang menjadi korbannya petani dan rakyat kecil, karena harga jual gabah akan kembali murah,” ujarnya.

Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jateng ini meminta agar pemerintah memikirkan solusi jangka panjang. Salah satunya dengan lebih meningkatkan kesejahteraan petani dan jangan memberatkan dengan berbagai kebijakan pangan yang tidak mencerminkan sense of humanity. “Harusnya ada ketegasan agar memaksimalkan penyerapan beras dari petani lokal. Sehingga pasar bisa didominasi oleh produk beras lokal, bukan impor,” tambahnya.

Fakta di lapangan menunjukkan stok beras di Jateng masih mencukupi. Di Sub Divisi Bulog Banyumas misalnya, stok beras di wilayah eks Karesidenan Banyumas masih cukup sampai 4 bulan ke depan. Sementara di Kabupaten Magelang beras surplus 80 – 100 ribu ton. “Saya kira tidak perlu melakukan impor karena beras banyak yang surplus,” tegasnya.

Pemerintah diminta menggandeng petani agar bisa lebih meningkatkan produksinya. Selain itu, masyarakat juga harus dikampanyekan agar untuk merevitalisasi bahan pangan agar konsumsi tidak hanya bergantung beras, meskipun itu makanan pokok. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perbuatan Baik akan Berbuah Baik

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Ratusan biksu Buddha melakukan ‘Pindapata’ atau meminta derma di sepanjang Jalan Pemuda (Pecinan) Kota Magelang, Senin (28/5). Pindapata merupakan rangkaian kegiatan...

Paket Wisata Sekkaron Bidik Pasar Internasional

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Untuk membidik wisatawan dari Eropa, empat desa di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Vino Foundation meluncurkan destinasi wisata Sekkaron. Destinasi wisata...

Tahun Ini, Unisbank Targetkan Akreditasi A

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang tahun ini menargetkan meraih akreditasi A secara institusi. Hal tersebut diungjapkan Rektor Unisbank Semarang, Dr. H. Hasan...

Jembatan Sungai Progo Roboh

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Jembatan tua peninggalan zaman kolonial belanda yang melintas di atas Sungai Progo Kranggan Temanggung, tepatnya di samping komplek makam Mayjen TNI Bambang...

Dewi Fortuna Tak Berpihak kepada Persik Kendal

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa memberi dukungan langsung kepada Persik Kendal, yang berlaga di Liga 3 Indonesia. Kemarin, bupati turut hadir mendukung langsung dan berbaur...

Cetak Siswa Berkarakter dan Berprestasi

KENDAL - Sistem pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) Negeri Bugangin patut diacungi jempol. Pasalnya, sekolah yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta tepatnya Kelurahan Bugangin...