33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Dua Bocah Suspect Difteri

Kapolres Magelang dan Istri Divaksin Difteri

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO — Dua bocah di Purworejo saat ini intens dipantau Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, karena suspect difteri. Dua bocah yang dimaksud berasal dari Kecamatan Kaligesing dan Kutoarjo. “Masing-masing berumur 8 dan 11 tahun, keduanya masih dinyatakan suspect,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo Kuswantoro melalui Sekretaris Dinas, Darmin, Selasa (16/1) kemarin.

Darmin menyampaikan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap dua anak tersebut. Berbagai langkah dilakukan. Mulai penyelidikan epidemologi, outbreak response immunization, dan pengobatan profilaksis terhadap kontak. Kata Darmin, petugas di lapangan telah mengambil sampel darah pasien. “Positif tidaknya, masih menunggu, karena saat ini masih dilakukan uji laboratorium.”

Yang pasti, sambung Darmin, upaya pencegahan dan pengendalian sudah dilakukan. Utamanya, di daerah kasus. “Kami juga telah mengirimkan surat edaran ke seluruh Puskesmas di Purworejo terkait kewaspadaan dini terhadap difteri.”

Terpisah, Kepala Seksi Pelayanan 1 RSUD Tjitrowardoyo Suyatman membenarkan beberapa hari lalu, ada pasien suspect difteri yang dirawat. Namun, kondisi pasien berangsur membaik. “Sudah dibawa pulang dalam kondisi sehat. Untuk kepastian selanjutnya, menunggu keputusan dinas, karena harus uji laboratorium.”

Sementara itu, dari Mungkid, Kabupaten Magelang, dilaporkan, upaya mencegah penyebaran virus difteri dilakukan oleh Dinkes setempat. Kemarin, vaksinasi dilakukan terhadap anggota Polri, Polwan, ASN, dan anak-anak TK Kemala Bhayangkari di Gedung Bhayangkara Polres Magelang. Tidak hanya anak-anak, Kapolres dan istri pun ikut-ikutan disuntik vaksin.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo mengatakan, kegiatan tersebut bentuk gerakan sosial terhadap kesehatan masyarakat. Selama ini, Kabupaten Magelang belum ada yang terkena difteri. “Meski begitu, kita tidak boleh lengah dan tidak boleh kecolongan. Karena itu, kita lakukan antisipasi ini.” Kepala Bidang Penanggulangan, Pencegahan, dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Sunaryo menjelaskan, vaksin difteri sebenarnya merupakan vaksin rutin. “Untuk anak di bawah usia 1 tahun, ada tiga kali, kemudian ada tambahan berupa vaksin combine yang salah satu di antaranya adalah vaksin DPT.” Sunaryo mengakui, di wilayah Kabupaten Magelang, ada juga beberapa warga suspect difteri. “Sampai saat ini, kurang lebih ada 3 – 4 suspect. Hanya saja, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kami nyatakan bukan dampak dari difteri.” (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...