33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Banjir Rendam 2 Kecamatan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Ratusan rumah di dua Kecamatan yaitu Pekalongan Barat dan Pekalongan Utara terendam air. Banjir terjadi akibat aliran air di Sungai Bremi meluap setelah hujan terus mengguyur wilayah Pekalongan dan sekitarnya sejak Minggu (14/1) siang.

Namun tidak semua warga yang rumahnya terendam air, hingga ketinggian 1 meter tersebut mengungsi. Selain keterbatasan tempat pengungsian, logistik juga sangat kurang. Sehingga warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing, serta bersama-sama membuat dapur umum.

Banjir tersebut diperkirakan akibat derasnya hujan yang terjadi sejak malam hingga Selasa (16/1) dini hari. Sistem drainase yang buruk serta pendangkalan di beberapa aliran sungai juga menjadi penyebab terjadinya banjir. “Kebetulan kami tidak mengungsi, karena tidak ada tempat pengungsian. Kami juga sangat butuh bantuan makanan untuk bertahan,” ucap Casmudi, warga Kelurahan Tirto.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soeseno menyatakan, warga terdampak banjir di Kelurahan Tirto sebagian sudah diungsikan di teras Masjid Al-Karomah, Tirto sejak Senin (15/1) dini hari. “Saat ini tercatat ada sekitar 170 warga, akan tetapi angka tersebut masih terus bertambah,” katanya.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz juga terjun secara langsung untuk membantu para korban banjir di lokasi pengungsian serta lokasi yang lain. Beberapa lokasi yang didatangi, yakni Tirto Gang 2 serta di pos pengungsian Masjid Al Karomah. Di lokasi tersebut Wali Kota membagikan lebih dari 100 bantuan konsumsi serta berdialog secara langsung dengan warga mengenai kesehatan dan kebutuhan apa yang masih dibutuhkan.

Wali Kota menjelaskan terkait kesehatan para warga yang mengungsi, pihaknya telah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menerjunkan tim yang bertugas memeriksa kesehatan warga. Dan terkait logistik lain seperti susu bayi, popok dan lainnya, Pemkot akan menggandeng Dinas Sosial.

Selain meninjau pengungsian, Wali Kota juga menyempatkan untuk meninjau titik kawasan yang tergenang banjir di Tirto Gang 2. Dengan didampingi Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, Kepala BPBD Kota Pekalongan Soeseno, serta Kabag Humas Setda Kota Pekalongan Arif Karyadi.

Tidak hanya pemerintah saja yang turut dalam membantu warga yang kena musibah. Salah satunya Hotel Horison Pekalongan, yang turut membagikan sembako kepada warga yang terdampak banjir Sungai Bremi, yaitu warga Kramatsari, Pekalongan Barat. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Naik Bus

Oleh: Dahlan Iskan Saya putuskan naik bus saja. Dari Konya ke Afyon. Lima jam. Menempuh jalan perbukitan. Pegunungan. Masuk ke pedalaman. Saya sudah biasa naik bus...

Gelar Kompetisi Barista

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Armada Town Square kembali menggelar Artos Beverages Competition pada 26 – 27 Maret 2018 mendatang. Kompetisi meracik minuman kali kelima ini...

Sesaji Rewanda Pikat Wisatawan Asing

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Gunungan nasi dan lauk yang dibungkus daun jati setinggi sekitar 2,5 meter ludes hanya beberapa menit menjadi rebutan ratusan warga dan wisatawan...

Wajib Ikuti Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Mulai 2018 semua aparatur Badan Permusyawatan Desa (BPD) di Kabupaten Semarang diminta untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dikatakan oleh Wakil...

Pilih Daging Segar dan Dimasak Lebih Lama

MAGELANG - Santernya kabar penyakit antraks yang tengah terjadi di Jogjakarta sepekan belakangan mulai dikhawatirkan sebagian masyarakat Kota Magelang. Kendati begitu, penyakit menular pada...

Pembiayaan Otomotif MUF Naik Signifikan

SEMARANG–PT Mandiri Auto Finance (MUF) hingga Oktober lalu telah mengucurkan dana pembiayaan hingga Rp 6,5 triliun, meningkat cukup signifikan dari realisasi tahun lalu yang...