Asah Kemampuan Berbicara Siswa dengan Round Club

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

Aqib (2013:34) menjelaskan cara pelaksanaan model pembelajaran Round Club atau keliling kelompok adalah, (1) salah satu siswa dari masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan, (2) siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya, dan (3) demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jam atau dari kiri ke kanan.

Untuk teknisnya adalah siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Selanjutnya masing-masing siswa berlatih berbicara dalam kelompok kecilnya tersebut. Misalkan saja berlatih berpidato. Ketika salah satu siswa sedang tampil berlatih berpidato itu, teman-teman anggota satu kelompok memperhatikan dengan saksama untuk kemudian secara urut memberikan masukan ataupun saran kepada teman yang sedang berlatih tersebut. Jika salah satu teman sudah selesai berlatih, terus dilanjutkan teman lainnya untuk berlatih berpidato. Teman-teman satu kelompok memperhatikan dengan saksama untuk kemudian juga secara urut memberikan masukan. Demikian seterusnya. Dengan model seperti ini, diharapkan penampilan siswa dalam berbicara bisa lebih berkualitas.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis pada sekolah tempat penulis mengajar diketahui bahwa model pembelajaran Round Club ini sangat membantu siswa dalam menguasai kemampuan berbicara. Penelitian ini penulis lakukan pada siswa kelas IXA tahun pelajaran 2016/2017 semester 2. Kompetensi Dasar yang dipelajari adalah Berpidato/ceramah/khotbah dengan intonasi yang tepat dan artikulasi serta volume suara yang jelas. Melalui  model Round Club atau Keliling Kelompok ini, kemampuan berpidato siswa dapat meningkat secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya persentase siswa yang mendapat nilai tuntas. Persentase ketuntasan siswa pada kondisi awal sebanyak 41,67 persen, siklus I meningkat menjadi 62,5 persen, dan pada siklus II mencapai 79,17 persen dari 24 anak secara keseluruhan. Untuk Kompetensi Dasar yang lain yang menyangkut aspek berbicara tentu sangat cocok jika dipelajari dengan model pembelajaran Round Club ini.

Mengingat dengan penerapan model pembelajaran Round Club ini dapat  meningkatkan kemampuan berbicara siswa, sudah selayaknyalah para guru bisa menerapkan metode atau model pembelajaran ini agar kemampuan berbicara anak semakin meningkat. Jadi, jangan risaukan lagi ketika kita akan mengasah kemampuan berbicara siswa. (*/ida)

*) Guru SMPN 3 Weru, Sukoharjo

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -