33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Asah Kemampuan Berbicara Siswa dengan Round Club

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Aqib (2013:34) menjelaskan cara pelaksanaan model pembelajaran Round Club atau keliling kelompok adalah, (1) salah satu siswa dari masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan, (2) siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya, dan (3) demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jam atau dari kiri ke kanan.

Untuk teknisnya adalah siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Selanjutnya masing-masing siswa berlatih berbicara dalam kelompok kecilnya tersebut. Misalkan saja berlatih berpidato. Ketika salah satu siswa sedang tampil berlatih berpidato itu, teman-teman anggota satu kelompok memperhatikan dengan saksama untuk kemudian secara urut memberikan masukan ataupun saran kepada teman yang sedang berlatih tersebut. Jika salah satu teman sudah selesai berlatih, terus dilanjutkan teman lainnya untuk berlatih berpidato. Teman-teman satu kelompok memperhatikan dengan saksama untuk kemudian juga secara urut memberikan masukan. Demikian seterusnya. Dengan model seperti ini, diharapkan penampilan siswa dalam berbicara bisa lebih berkualitas.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis pada sekolah tempat penulis mengajar diketahui bahwa model pembelajaran Round Club ini sangat membantu siswa dalam menguasai kemampuan berbicara. Penelitian ini penulis lakukan pada siswa kelas IXA tahun pelajaran 2016/2017 semester 2. Kompetensi Dasar yang dipelajari adalah Berpidato/ceramah/khotbah dengan intonasi yang tepat dan artikulasi serta volume suara yang jelas. Melalui  model Round Club atau Keliling Kelompok ini, kemampuan berpidato siswa dapat meningkat secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya persentase siswa yang mendapat nilai tuntas. Persentase ketuntasan siswa pada kondisi awal sebanyak 41,67 persen, siklus I meningkat menjadi 62,5 persen, dan pada siklus II mencapai 79,17 persen dari 24 anak secara keseluruhan. Untuk Kompetensi Dasar yang lain yang menyangkut aspek berbicara tentu sangat cocok jika dipelajari dengan model pembelajaran Round Club ini.

Mengingat dengan penerapan model pembelajaran Round Club ini dapat  meningkatkan kemampuan berbicara siswa, sudah selayaknyalah para guru bisa menerapkan metode atau model pembelajaran ini agar kemampuan berbicara anak semakin meningkat. Jadi, jangan risaukan lagi ketika kita akan mengasah kemampuan berbicara siswa. (*/ida)

*) Guru SMPN 3 Weru, Sukoharjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ada Perintah Atasan Keluarkan Uang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sejumlah saksi diperiksa dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang terkait perkara dugaan pencurian uang senilai Rp 2,3 miliar milik PT Nawakara Arta...

Pementasan Gabungan Kali Pertama setelah 1930

Tak banyak generasi muda sekarang yang mempelajari Tari Gambang Semarang. Karena itu, perlu upaya keras untuk terus mempertahankan keberadaan kesenian tradisional hasil akulturasi kebudayaan...

Penanaman, PLN Kucurkan Dana Rp 4,64 Miliar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT PLN (Pesero) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, mengucurkan dana Rp 4,64 miliar untuk penanaman 32.000 pohon dari target 56.000 pohon...

9 Penipuan Seleksi Akpol Ditindak Tegas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 376 calon taruna (catar) bersaing merebutkan kursi di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang tahun ajaran 2018. Nantinya  mereka akan diambil 250...

RS Tujuh Lantai Segera Dibangun

PURWOREJO—Rumah sakit modern berlantai 7 akan dibangun oleh Pemkab Purworejo. Lokasinya, di sebelah barat patung Jenderal Oerip Sumohardjo (Patung Kuda) Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip....

Warga Slento Kembali Terisolir

KENDAL—350 warga dukuh Slento, Desa Kaliputih Kecamatan Singorojo kembali terisolasi. Pasalnya, jembatan darurat yang sempat dibangun kembali roboh akibat diterjang derasnya aliran sungai yang...