Warga Sembojo Tuntut Perangkat Desa Mundur

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Puluhan warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Batang, Jawa Tengah, yang didominasi ibu-ibu tersebut mendatangi balai desa setempat. Warga, menuntut perangkat desa mereka yang diduga selingkuh dengan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mundur dari jabatannya.

Warga mengaku resah dengan perilaku perangkat desa tersebut. Oknum tersebut diminta segera mengundurkan diri. “Kami harap mbak AE mundur saja secara terhormat, daripada dipaksa dicopot,” ucap salah satu warga, Khodoriyah, Senin (15/1).

Pada kempatan kemarin, selain dilakukan pertemuan antara perangkat Desa dengan warga, para pejabat dan perangkat Desa Semboja dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Batang juga melakukan pertemuan terbatas untuk membahas masalah tersebut.

Kepala Desa, Casmudi menegaskan, pihaknya akan menampung aspirasi dari warganya. Serta berjanji akan menindaklanjuti dengan melayangkan surat dan berita acara kepada pihak Kecamatan dan inspektorat untuk meminta pertimbangan.“Kami sudah melakukan pertemuan tadi dengan berbagai pihak, dan sudah menanyakan hal ini kepada kedua terduga pelaku,” katanya.

Sementara itu, Camat Tulis, Trijanto saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa kasus ini sudah diproses. Dan tinggal menunggu hasil dari pemeriksaan masing-masing instansi yang menaungi keduanya.“Kasus ini sudah diproses oleh masing-masing instani bersangkutan, dan sudah sesuai prosedur,” ucapnya singkat.

Kepala UPTD Tulis, Budi Sayogo menambahkan, bahwa pihaknya sudah intensif melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa setempat untuk menuntaskan kasus tersebut. Serta terus berkomunikasi dengan Kepala Desa setempat.

“Sepengtahuan kami, Pemerintah Desa setempat sudah mengambil langkah dengan membawa kasus ini ke tingkat Kecamatan dan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Selain itu, Kepala Desa juga sudah memberikan surat teguran tertulis kepada Perangkat Desa bersangkutan,” bebernya. (han/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This