Sektor Properti Belum Membaik

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sepanjang tahun 2017, beberapa sektor di pasar modal belum menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan cenderung stagnan.

“Sektor properti maupun pertanian dan perkebunan, sejak 2017 lalu hingga saat ini belum menunjukkan adanya peningkatan,” ujar Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Semarang, Fanny Rifqi El Fuad.

Sektor properti, lanjutnya, cukup jaya di sekitar tahun 2011 dan 2012, kemudian berangsur meredup hingga 2017 lalu. Salah satunya diperkirakan karena adanya kebijakan LTV yang mewajibkan pembayaran uang muka sebanyak 30 persen.

“Peraturan tersebut cukup memukul sektor ini yang berdampak pada penjualan produk-produk properti. Sehingga laba dari perusahaan-perusahaan properti stagnan dan menuju menurun, diikuti menurunnya saham-saham di sektor tersebut,” ujarnya.

Wakil Ketua Bidang Pembiayaan Real Estate Indonesia (REI) DPD Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono mengakui sepanjang 2017 pasar properti belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam beberapa pameran yang dilakukan sepanjang tahun tersebut, sebanyak 407 unit rumah menengah keatas berhasil terjual. “Namun jumlah tersebut hanya mencapai 60 persen dari jumlah yang kami targetkan,” ujarnya.

Padahal, pameran tersebut juga merupakan salah satu upaya untuk menggenjot penjualan. Yaitu dengan memamerkan contoh hunian dan program promosi dari sejumlah pengembang di Semarang dan sekitarnya. “Melihat kondisi tersebut, kami pun tahun ini menetapkan target tak lebih dari target tahun lalu. Yaitu sebanyak 70 unit tiap kali pameran,” ujarnya. (dna/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -