33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Optimistis Penjualan Meningkat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Survey Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah menunjukkan ekspektasi omset penjualan pada 3 dan 6 bulan yang akan datang masih berada pada level optimis.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, keyakinan pedagang pada 6 bulan yang akan datang (Juni 2018) diperkirakan meningkat. Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Penjualan 6 bulan mendatang yang sebesar 176,7; lebih tinggi dari indeks 174,4 pada bulan sebelumnya.

“Namun optimisme retailer terhadap penjualan eceran pada 3 bulan mendatang (Maret 2018) diperkirakan melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Indikasi tersebut terlihat dari turunnya Indeks Ekspektasi Omset Penjualan 3 bulan mendatang yang sebesar 118,6 dari 141,6 pada bulan sebelumnya,” ujarnya, kemarin.

Sedangkan tekanan kenaikan harga secara umum pada tiga bulan yang akan datang diperkirakan juga melemah. Indikasi ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum 3 bulan mendatang (Maret 2017) sebesar 123,3 atau lebih rendah dibandingkan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 125,6.

Sementara itu, tekanan kenaikan harga pada 6 bulan mendatang (Juni 2018) diperkirakan meningkat. Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum 6 bulan mendatang sebesar 165 ,1, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (162,8).

Sebelumnya, berdasarkan survey di bulan November lalu, secara tahunan, penjualan eceran di Kota Semarang juga mencatatkan perbaikan, walaupun masih terkontraksi. Pada November 2017, IPR menurun sebesar 3,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, namun lebih baik dibandingkan penurunan bulan sebelumnya yang tercatat 3,8 persen.

Analisis lebih rinci, penurunan penjualan ritel terjadi pada 6 dari 8 kelompok komoditas. Tiga kelompok dengan penurunan terdalam yaitu perlengkapan rumah tangga sebesar 27,7 persen, barang lainnya 15,9 persen serta barang budaya dan rekreasi 10,3 persen. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Saka Mulai Pengeboran Dua Sumur Eksplorasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT Saka Energi Indonesia (SAKA), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) menepati janjinya....

Ajak Pelajar Aman Berkendara

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Memberikan kesadaran berlalu lintas sejak dini, Satlantas Polres Kendal menyasar siswa-siswi SMA. Yakni dengan memberikan pengetahuan tentang berkendara aman dan benar...

Punya Koin Zaman VOC hingga Uang ‘Kun Fayakun’

Teguh Gunawan merupakan satu dari sekian banyak numismatis atau kolektor mata uang di Semarang. Yang menarik, dia punya varian mata uang yang cukup lengkap....

Bina Mental Siswa dengan Latihan Berkuda

SEMARANG - Sejumlah murid-murid SD tampak antusias ketika berlatih naik kuda koleksi Polrestabes Semarang di lapangan SMP Islam Sultan Agung, Semarang, Sabtu (17/6). Ratusan...

Lunpia Delight Gelar Promo Beli 1 Gratis 1

SEMARANG – Tahun ini, Lunpia Delight kembali menggelar Tradisi Budaya Ramadan (TBR). Seperti TBR sebelumnya, sepanjang bulan puasa ini, penyedia lunpia di Jalan Gajahmada...

Banyak Pria Juga Berburu Perhiasan

SEMARANG -  Tren perhiasan ternyata tidak hanya menyasar kalangan wanita saja. Dewasa ini pria pun mulai menggandrungi perhiasan dengan bahan batu mulia sebagai simbol...