33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Minim, Perusahaan Bersertifikat Halal

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jumlah pengusaha pangan, obat-obatan dan kosmetik yang sudah memiliki sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Jawa Tengah masih rendah. Sedikitnya pengusaha yang terdaftar aktif hanya sekitar 1.400-an. Jumlah ini belum mencapai angka 10 persen dari jumlah perusahaan atau industri yang ada di Jawa Tengah.

Padahal, dikatakan oleh Mochammad Iman, Wakil Direktur II LP POM MUI, untuk mengurus sertifikat ini cukup mudah. Bahkan pengusaha dapat mengurus sertifikasi halal secara elektronik atau online melalui sistem yang dikenal dengan sebutan Cerol kependekan dari Certification Online.

”Tidak susah kok untuk mengurusnya. Bisa dilakukan secara online di www.halaljateng.or.id. Hanya saja, karena ini baru mungkin masih ada beberapa pengusaha yang kesulitan dalam penggunaannya,” jelas Iman disela Pelatihan Sistem Jaminan Halal (SJH) oleh LP POM MUI Jateng di Hotel Pesona Semarang,  Senin (15/1).

Belum banyaknya perusahaan yang memiliki sertifikat halal membuat LP POM MUI terus melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi secara massif untuk meningkatkan kesadaran pengusaha dan masyarakat tentang produk halal. ”Ini yang perlu kita tingkatkan. Supaya masyarakat sadar halal. Kita juga ada gerakan masyarakat sadar halal,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur I LPPOM MUI Jateng Dr H Ahmad Izzuddin M.Ag menambahkan, sejak dikeluarkannya sertifikat halal oleh LP POM MUI Jateng, yakni pada tahun 2012, baru ada 4.000 pengusaha di Jateng yang sudah mengajukan sertifikat halal. Sayangnya, dari sejumlah pengusaha yang sudah memperoleh sertifikat halal, banyak yang kemudian tidak melakukan perpanjangan.

”Masa berlaku sertifikat halal adalah dua tahun dan dipersilahkan mengajukan perpanjangan untuk kembali mendapatkan sertfikat halal. Dari 4.000 yang pernah mengajukan, yang aktif sekitar 1.400,” katanya. (sga/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Panwaslu Coret Delapan Pelamar

MUNGKID—Panwaslu Kabupaten Magelang mencoret delapan nama pendaftar, karena tidak memenuhi syarat administrasi. "Rata-rata gugur karena faktor usia. Ada yang kurang setahun, sebulan dan dua...

Pasarkan Produk Lokal, Gandeng Toko Modern

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sekitar 200 pelaku kopi dan tembakau Temanggung berkumpul di Pendopo Pengoyoman dalam acara temu usaha yang digelar Dinas Penanaman Modal dan...

Puluhan Rumah Disapu Angin

TEMANGGUNG—Bencana angin ribut melanda wilayah lereng pegunungan Sindoro-Sumbing. Puluhan rumah di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo rusak akibat diterjang angin kencang dalam sepekan terakhir. Di Dusun...

Cegah Kebakaran, Damkar Latih Anak-anak

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Magelang memberi simulasi dan pelatihan kepada anak-anak. Simulasi sejak dini sebagai upaya untuk memberikan edukasi serta cara...

Unika Kenalkan Aplikasi Halo Alumni

SEMARANG-Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata memperkenalkan aplikasi Halo Alumni saat wisuda periode III tahun 2017 sebanyak 316 wisudawan di Auditorium Gedung Albertus Unika, Sabtu (9/12) ...

Kenalkan Filosofi Wayang

RADARSEMARANG.COM - Sebanyak 850 siswa-siswi SD dari kelas 1-6 mengikuti lomba mewarnai wayang di arena Car Free Day (CFD) Simpang Lima Kota Semarang, Minggu...