33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Legislator Kritis Kader PDIP Berpulang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Nuniek Sri Yuningsih Hartati tutup usia, Senin (15/1) sekitar pukul 13.30. Nuniek meninggal karena komplikasi.

Jenazahnya akan dimakamkan di pemakaman Cangkring, Parangtritis, Jogjakarta.

Sebelumnya Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah ini sempat dirawat di VIP Garuda RSUP Dr Kariadi Semarang selama 8 hari. Karena tidak ada perkembangan, dia dibawa ke RS Telogorejo. Di rumah sakit ini, Nuniek dirawat di ruang ICU selama 46 hari hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, Nuniek menderita penyakit kencing manis, stroke, pendarahan, jantung, liver, dan sebagainya. Untuk sementara, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Karangrejo Tengah Nomor 5 Semarang. Pagi ini, Selasa (16/1) pukul 08.00 jenazah akan dibawa ke kantor DPRD Jawa Tengah untuk diberi penghormatan terakhir, kemudian dibawa ke Dusun Cangkring, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DIJ. Siangnya, sekitar pukul 14.00 akan diberangkatkan dari rumah duka ke pemakaman Cangkring, Parangtritis.

Semasa hidup, anggota Komisi B DPRD Jateng ini meninggalkan banyak kesan kepada rekan-rekannya. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan Nuniek adalah kader partai sejati. “Beliau berjuang membaktikan hampir seluruh waktunya untuk kegiatan kepartaian. Nafas hidupnya adalah nafas kejuangan,” katanya. Dia menambahkan, Nuniek dicintai kader partai. Terbukti suaranya saat Pileg lalu luar biasa, yaitu mencapai 147.674 suara.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Didiek Herdiana menambahkan Nuniek selalu mengkritisi kebijakan pemerintah yang dirasa kurang pro rakyat. “Kami kehilangan sosok yang selalu berpihak pada rakyat. Saya selalu mendampinginya saat kunker (kunjungan kerja) ke daerah-daerah. Dia selalu pakai kursi roda, dan saya yang mendorongnya.” bebernya.

Meninggalnya istri mantan Rektor Untag ST Soekirno itu menjadi duka mendalam bagi PDI Perjuangan Jawa Tengah. Sebab Nuniek telah banyak membentuk kader-kader menjadi militan dan idealis. Pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Messy Widiyastuti yang selama ini ikut merawat Nuniek, menceritakan, Nuniek mengajari segala hal, dari kepartaian, kepribadian, hingga urusan dapur. “Dia panutan bagi semuanya. PDIP merasa kehilangan dan berduka besar karena dia adalah tokoh besar di Jateng,” ungkapnya.

Dijelaskan, daya tubuh Nuniek mulai menurun drastis sejak 10 bulan terakhir. Tidak mau makan hingga berat badannya menyusut. Penyakit yang pernah dideritanya muncul lagi. “Dia tidak makan sudah sekitar 10 bulan ini. Tidak makan sama sekali sekitar 8 bulan, selama ini dikasih makanan dari cairan infus,” ungkapnya.

Ketua Komisi B DPRD Jateng, Chamim Irfani mengatakan, pihaknya mengaku terkejut mendengar informasi itu. Menurutnya, Nuniek adalah sosok yang idealis. Selain itu, meski senior di DPRD Jateng, akan tetapi juga bisa ‘ngemong’ serta memiliki kharisma.

“Beliau pekerja keras. Kalau di dewan, beliau sering mendorong SKPD Pemprov Jateng untuk bekerja serius untuk rakyat Jateng,” ungkapnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...