33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Hendi : Jangan Jadi Generasi Peduli Tapi Tidak Pintar

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan tidak ada tarikan atau biaya sekolah negeri baik tingkat SD maupun SMP. Bahkan Pemkot Semarang berencana menggratiskan biaya siswa miskin di sekolah swasta.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh wali kota yang akrab disapa Hendi, itu saat menggelar roadshow di SMP N 18, Senin (15/1). Hal tersebut sekaligus menjawab keraguan salah satu siswa yang menanyakan masalah pendidikan gratis.

“Kita tahu semua bahwa sekolah gratis itu sangat meringankan beban rakyat Indonesia, tapi kenapa sekarang mau dipungut biaya? Saya dengar isu-isu katanya untuk SD dan SMP akan dipungut biaya lagi,” tanya Ardiya, siswi kelas 9 SMP Negeri 18 Semarang kepada Hendi.

Wali kota pun langsung bertanya balik. “Kamu bayar?,” tanya Hendi memastikan. “Nggak..”, jawab Ardiya cepat menimpali pertanyaan Hendi.

Wali kota menjelaskan, pendidikan dan kesehatan adalah dua hal yang diprioritaskan Pemkot Semarang. Sehingga tidak mungkin SD dan SMP Negeri yang sudah gratis lalu dipungut bayaran.

“Malah kita ini sudah mulai menghitung-hitung supaya yang swasta juga bisa gratis, dengan bertahap di 2018 yang tidak mampu dulu kita gratiskan, baru di 2019 ditargetkan seluruhnya, baik yang negeri maupun swasta akan gratis,”‎ ujar Hendi yang kemudian langsung disambut tepuk tangan riuh.

Hendi juga berpesan agar siswa selalu membekali sikap kepedulian yang dimiliki dengan pengetahuan yang cukup. Ada empat golongan anak muda di Kota Semarang yang ia mati, salah satunya adalah golongan anak muda yang peduli tapi tidak pintar. “Golongan inilah yang kemudian memunculkan banyak hoax, sehingga membuat suasana menjadi tidak kondusif,” lanjutya.

“Sehingga pesan saya, yang ditingkatkan jangan hanyak kepeduliannya saja, tetapi juga pengetahuannya terhadap suatu masalah, agar anak muda dapat menjadi tonggak pembangunan bangsa yang tidak rapuh,” tegas Hendi.

Kunjungan Hendi ke SMP Negeri 18 Semarang itu sendiri merupakan bagian dari kegiatan rutin Roadshow Sekolah yang digagas Hendi untuk menyerap aspirasi murid guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Semarang. (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Tarif PNBP Baru Disosialisasikan

SALATIGA - Jajaran satuan lalu lintas (satlantas) Polres Salatiga membagikan selebaran pemberitahuan tarif baru Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) kepada pengguna jalan dan pejalan...

Selipkan Pesan Keagamaan saat Bertugas

Tidak harus menjadi leader di tempat kerjanya. Tapi, seorang leader bagi masyarakat, dengan menuntunnya ke jalan kebaikan, itulah sejatinya seorang pemimpin yang berguna. Seperti...

Jadilah Sabahat Orang Difabel

“APAKAH mereka bisa melakukan ini? Dapatkah mereka melakukan itu?” Begitulah yang biasa dipikirkan dan dirasakan ketika seseorang melihat para penyandang kebutuhan khusus atau difabel. Esther...

Terboyo Mirip Kandang, Mangkang Dibuat Mewah

Terminal Terboyo dan Terminal Mangkang Kota Semarang telah diambil alih oleh pemerintah pusat. Namun kondisinya kini masih memprihatinkan. Kondisi Terminal Terboyo rusak parah dan...

Pospam Lebaran Sambut Pemudik

SEMARANG - Untuk menyukseskan Operasi Ramadniya (Ramadan dan Hari Raya) Candi 2017 yang berlangsung selama 16 hari sejak 19 Juni lalu hingga 4 Juli...

Main Ceki, Ditangkap

KEBUMEN--Nasib kurang beruntung buat Da, 53, warga Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong yang terpaksa harus mendekam di jeruji besi Polsek Klirong. Pria yang sehari-hari menjadi...