33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Anggaran Siaga Bencana Rp 38 M

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp 38 miliar untuk penanganan bencana. Hal itu, cukup beralasan mengingat provinsi ini merupakan minimarket bencana dan hampir seluruh daerah rawan bencana.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana mengatakan, bencana masih menjadi perhatian khusus. Mengingat di Jawa Tengah, dari 35 daerah, hanya Kota Magelang dan Salatiga yang dinyatakan bebas bencana. “Bencana memang tak diinginkan, tapi kami harus selalu waspada. Karena Jateng rawan bencana,” katanya dalam Diskusi Bersama DPRD Jawa Tengah dengan tema “Mitigasi Bencana Alam” di Quest Hotel, kemarin.

Ia menambahkan, upaya yang dilakukan dengan menaikkan anggaran bencana. Jika tahun lalu sebesar Rp 23 miliar, tahun 2018 anggaran meningkat menjadi 38 miliar. “Anggaran bertambah, tapi memang masih kurang jika terjadi bencana alam. Awal tahun ini saja sudah terjadi longsor di Cilacap, Purworejo dan Wosonobo,” tambahnya.

Sekretaris Komisi E DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid mengapresiasi langkah tanggap bencana yang diambil Pemprov. Ia meminta mitigasi bencana lebih digalakkan agar bisa meminimalisir korban saat bencana. “Semua daerah rawan bencana, jadi harus ada upaya jangka panjang untuk sadar bencana,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov juga harus tegas terhadap masyarakat yang ngotot tinggal di kawasan rawan bencana. Jika perlu harus ada upaya relokasi jika daerahnya benar-benar rawan. “Misalnya di daerah lindung atau pegunungan, ini jelas rawan. Jadi harus ada upaya pencegahan sejak dini,” tambahnya.

Ketua Pusat Studi Bencana Unnes, Ananto Aji menilai berbagai bencana di Jawa Tengah harus menjadi perhatian serius. Pemprov maupun pemerintah daerah harus melakukan mitigasi bencana sedari dini. Hal itu penting, agar pemahaman bencana lebih bagus dan bisa meminimalir korban. “Selama ini bencana didominasi daerah lindung, harusnya ada ketegasan. Jangan biarkan kawasan lindung untuk pemukiman,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Anggaran Polres Dipangkas

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Anggaran kegiatan di Polres Magelang mengalami pengurangan dibandingkan tahun 2017 lalu. Meski demikian, kepolisian menyatakan siap melakukan kerja ekstra sebagai penjaga...

Gerindra Gerilya, Siap Rebut Jawa Tengah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pasangan Cagub-Cawagub Sudirman Said-Ida Fauziyah harus bisa menang dalam Pilgub Jateng. Parpol pengusung, Gerindra Jateng sudah bergerak sampai bawah untuk memenangkan...

Harga Sembako Stabil

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Perum Bulog akan menambah intensitas pasar murah menjelang bulan Ramadan dan hari raya lebaran. Hal ini dilakukan agar harga sembako bisa...

Jurus Jitu Agar Pelajaran Olahraga Semakin Disuka

RADARSEMARANG.COM - PELAJARAN Olahraga umumnya hanya diminati oleh sebagian besar siswa laki-laki. Meskipun jam olahraga sangat dinantikan, namun hanya sebagai alasan agar siswa dapat...

Mengonsumsi Healthy Food Jadi Gaya Hidup

DEWASA ini dunia kuliner di Indonesia berkembang cukup pesat. Berburu kuliner lezat bahkan menjadi tren. Tak sulit, karena di setiap daerah menyediakan berbagai makanan...

Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

SEMARANG- Cinta lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Hal tersebut untuk menyelamatkan bumi dari ancaman global warming. Sebagai bentuk kampanye peduli lingkungan, mahasiswa D3 Hubungan...