32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Nasib PKL Terboyo Tak Jelas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Nasib para pedagang kaki lima (PKL) Terminal Terboyo hingga saat ini tak kunjung mendapatkan kejelasan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang telah menutup Terminal Terboyo dan memindahkan rute angkutan. Namun pedagang resah karena tak ikut dipindah.

Dishub Kota Semarang memindahkan rute ke Terminal Mangkang untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Terminal Penggaron untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). Para pedagang menilai Pemkot Semarang tidak melakukan persiapan matang, sebab pemindahan terminal tidak didahului dengan menyiapkan tempat relokasi bagi pedagang. Hingga saat ini para pedagang masih bertahan di Terminal Terboyo meski kondisinya sudah sepi bus.

Salah seorang pedagang, Sariyadi, mengaku resah. Tetapi ia tidak bisa berbuat banyak. Ia tetap berjualan di Terboyo karena belum ada tempat di Terminal Mangkang. “Kami sebetulnya bersedia dipindah, ke depan rencananya pindah. Tetapi hingga sekarang tidak disediakan tempat,” katanya.

Dishub Kota Semarang, kata dia, telah beberapa kali rapat untuk rencana pemindahan pedagang. Para pedagang dijanjikan akan diberi tempat di Terminal Mangkang. Tetapi setelah dicek, sejumlah kios yang akan ditempati oleh para pedagang malah sudah ada pemiliknya. “Sehingga sampai sekarang kami tidak mendapatkan tempat,” katanya.

Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Terminal Terboyo, Mustofa, mengatakan sesuai rencana para pedagang Terboyo akan dipindah dan dibagi dua, yakni di Terminal Mangkang dan Penggaron. “Ada 63 kios besar dan 74 kios kecil di Terboyo. Saat ini, di Terminal Mangkang, ada 35 kios besar di lantai 1 dan 98 kios besar di lantai 2. Saat ini masih tahap pembagian kios besar berjumlah 63 PKL. Itupun belum selesai,” katanya.

Sedangkan untuk pedagang kios kecil sebanyak 74 PKL belum dibahas. Rencananya, nanti pedagang kios kecil ini dibagi dua, yakni 30 PKL akan ditempatkan di Terminal Penggaron dan 44 PKL ditempatkan di Mangkang. “Sementara masih menata kios besar dulu. Sedangkan kios kecil nanti akan dibahas dengan Dishub,” katanya.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Semarang, Suyatmin, mengatakan saat ini semua bus di Terminal Terboyo telah dipindah. Termasuk bus jurusan Demak-Semarang dan Jepara-Semarang.

Sebelumnya, dua jurusan bus AKDP yang belum dipindahkan, yakni Demak-Semarang dan Jepara-Semarang masih di Terboyo. Tetapi ada pembagian untuk bus AKDP eksekutif dimasukkan di Terminal Mangkang, sedangkan untuk bus AKDP ekonomi seperti bus jurusan dari Solo masuk di Terminal Penggaron.

Tetapi mengenai pemindahan PKL Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang ini, Pemkot masih terganjal aturan. Pemkot tidak bisa memberikan fasilitas untuk PKL dengan menggunakan anggaran APBD. “Kalau Pemkot Semarang mengucurkan anggaran APBD untuk pembangunan fasilitas teman-teman PKL di Terminal Mangkang, maka akan menyalahi aturan, karena Terminal Mangkang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Ini yang menjadikan kami masih berpikir untuk solusi lain,” katanya. (amu/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here