31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Jalin Sinergitas Susun Program

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – KONI Jawa Tengah akan  menjalin sinergitas dengan pihak terkait, khususnya KONI Kabupaten/Kota dan Disporapar Jateng dalam menyusun program pembinaan olahraga. Harapannya dari sinergitas tersebut bisa mencapai tujuan bersama, yaitu peningkatan prestasi olahraga Jawa Tengah.

”KONI tidak akan bekerja sendiri, tapi bersama pihak lain. Satu hal yang menjadi fokus KONI adalah sinergitas, dalam penyusunan Petunjuk Operasional yang terkait dengan administrasi organisasi dan pembinaan prestasi olahraga,” kata Ketua Umum KONI Jawa Tengah Subroto dalam acara Coffee Morning bersama wartawan olahraga di Kantor KONI, Senin (15/1).

Dijelaskan Subroto, aspek sinergitas dipandang perlu. Salah satunya ketika menyusun program pembinaan dalam rangka regenerasi atlet. Dunia olahraga Jawa Tengah, kata dia, dari sisi pembibitan atlet sudah berjalan dengan ditandai keberadaan PPLOP (Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) yang dikelola Disporapar Jawa Tengah. Kecuali itu, ada PPLOM serta sentra pembinaan  di Jawa Tengah yang tengah dirancang KONI Pusat.

”Terkait regenerasi atlet di Jateng, perlu ada sinergi dan komunikasi antara Disporapar, cabor dan KONI. Hal itu dilakukan karena di Jateng potensi atlet pelajar sangat besar. Dengan sinergi itu, kita bisa bersama menyusun alat ukur untuk perekrutan dan selanjutnya mengawal sejauh mana prestasi yang dicapai,” kata Wakil Direktur Akademi Olahraga Nasional itu.

Pada kesempatan itu, Subroto juga mengajak media untuk melakukan sinergitas, khususnya pemberitaan yang berbasis data. Mengutip analisis para sosiolog olahraga, bahwa ada tiga kemungkinan peran media terhadap prestasi olahraga. Yaitu tidak mempengaruhi, membantu memotivasi dan mengganggu pembinaan itu sendiri.

”Kami ingin media menjadi bagian dari pembinaan olahraga di Jateng. Kita akan turun ke lapangan, tolong itu prestasi atlet-atlet diangkat untuk menggugah semangat,” tambah Kabid Diktar KONI Pusat tersebut.

Kabid Binpres Mugiyo Hartono menambahkan, pihaknya menjadi bagian tim penyusun sentra pembinaan olahraga di Jawa Tengah. Dia menandaskan, dengan adanya lembaga pembibitan atlet, Jawa Tengah tak kekurangan stok atlet andal. ”Dengan program yang kami susun nanti, kami akan mengawal mereka untuk proyeksi PON 2024 dan 2028,” katanya. (bas/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here