33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Stok Polsek Habis, Pemohon SKCK Banjiri Polrestabes

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Blanko  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polsek habis, ratusan pemohon banjiri Mapolrestabes Semarang. Jumlah pemohon meningkat 100 persen. Akibatnya, antrean panjang dan waktu pengurusan berjam-jam.

“Antrean meningkat sudah dari 20 Desember 2017 lalu, biasanya sehari menerbitkan sekitar 100 SKCK sekarang bisa sampai 250 SKCK,” ungkap salah satu petugas pelayanan di SKCK Polrestabes Semarang, kemarin.

Sebenarnya, proses pembuatan SKCK tidak membutuhkan waktu lama. Hanya saja, kondisi sekarang ini banyak masyarakat yang mendatangi tempat tersebut untuk membuat surat SKCK dan harus mengantre.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna peningkatan jumlah pemohon SKCK karena pelayanan di Polsek jajaran Polrestabes Semarang telah kehabisan stok blanko SKCK.

“Yang pertama ini memang sedang musim orang mau mencari kerja. Kedua, sedikit terlambat dikarekana dari polsek ini habis, akhirnya ke Polrestabes semua. Kalau blanko di polsek-polsek masih ada, dimungkinkan di Polrestabes tidak membludak,” katanya.

Demi memberikan pelayanan masyarakat utamanya yang membutuhkan SKCK, Mapolrestabes Semarang juga telah berkoordinasi dengan Polda Jateng. Hingga akhirnya mendapat bantuan stok blanko dari Polres lain.

“Di Polrestabes, Kamis kemarin tinggal 2.000 an blanko. Sudah sudah disebar ke enam Polsek di jajaran Polrestabes Semarang, yang wilayahnya sedang banyak membuat surat SKCK. Sehingga masyarakat yang membutuhkan atau berkeinginan membuat SKCK bisa langsung ke Polsek sesuai alamat tinggal,” jelasnya.

Terkait adanya keterlambatan blanko ini, pihaknya juga mengharap kepada masyarakat Kota Semarang untuk bersabar. Begitu juga, administrasi pembuatan surat SKCK tidak mengalami perubahan, yakni sebesar Rp 30 ribu.

“Administrasi pembuatan masih tetap Rp 30 ribu, dan itu masuk ke kas negara. Kami berharap kepada masyarakat agar sabar, memang yang pertama peminatnya tinggi,” pungkasnya. (mha/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gelar Laga Usia Pradini Hingga Remaja

MAGELANG-Kejuaraan bulutangkis antar kabupaten dan kota di wilayah Kedu akan digelar pada 25 – 27 Agustus 2017 besok, di GOR Djarum Magelang. Perhelatan bertajuk...

Setiap Hari, Bupati Sidak Perbaikan Jalan Rusak

KAJEN–Inspeksi mendadak (Sidak) perbaikan jalan rusak hampir rutin setiap hari dilakukan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. Sebagaimana Selasa (17/1) kemarin, kembali melakukan kunjungan mendadak, ke...

Dampingi Siswa Agar Tidak Salah Pilih

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kesalahan memilih jurusan di perguruan tinggi (PT) banyak dialami oleh siswa-siswi yang melakukan studi lanjutan setelah lulus SMA. Kesalahan memilih jurusan...

Perkuat Sinergi dengan Radar Semarang

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Pemerintah Kabupaten dan Kota Magelang akan terus bersinergi dengan Jawa Pos Radar Semarang dalam membangun wilayahnya. Terutama terkait sosialisaai program-program pemerintah....

Kiking dan Mukidi, Difabel yang Cemerlang di Workshop Fotografi Unicef

KEDUANYA bisu dan tuli. Juga, kehilangan orang tua dan tinggal di liponsos. Mereka pun tidak berbekal kamera canggih untuk berlatih. Namun, bakat yang diiringi usaha...

Peserta Kudus Juara 10 K

KUDUS – Ajang Kaskus Kudus Half Marathon Minggu (24/9) pagi kemarin tidak hanya diikuti oleh para komunitas lari dari berbagai daerah. Namun, sejumlah atlet...