33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Ekonomi Melemah, Penjualan Properti Stagnan

Target Sama Tahun Lalu

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagian besar pengembang masih mematok target yang sama dengan tahun lalu. Target tersebut berdasarkan perkembangan sektor properti di tahun lalu yang dinilai kurang menggembirakan.

Wakil Ketua Bidang Pembiayaan Real Estate Indonesia (REI) DPD Jawa Tengah, Wibowo Tedjo Sukmono mengatakan bahwa dalam beberapa pameran yang dilakukan sepanjang tahun 2017, sebanyak 407 unit rumah menengah ke atas berhasil terjual.

“Namun jumlah tersebut hanya mencapai 60 persen dari jumlah yang kami targetkan,” ujarnya di sela pembukaan Property Expo Semarang I – 2018 di Mal Paragon, akhir pekan lalu.

Padahal, pameran tersebut merupakan salah satu upaya untuk menggenjot penjualan. Yaitu dengan memamerkan contoh hunian dan program promosi dari sejumlah pengembang di Semarang dan sekitarnya.

“Melihat kondisi tersebut, kami tahun ini menetapkan target tak lebih dari target tahun lalu. Yaitu sebanyak 70 unit tiap kali pameran,” ujarnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya juga mulai menerapkan sejumlah strategi baru. Di antaranya dengan menghadirkan tipe-tipe rumah serta luas tanah dengan harga yang masuk dalam pasar terbesar.

“Pasar terbesar ada pada unit kelas menengah dengan harga di bawah Rp 500 juta. Selain itu kami juga berikan sejumlah promo menarik bagi para calon pembeli,” imbuh Ketua Panitia Property Expo, Dibya K Hidayat.

Property Expo Semarang I – 2018 ini berlangsung di Paragon mulai tanggal 10 hingga 21 Januari mendatang. Diikuti oleh 11 pengembang dan 4 pendukung perumahan. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tiap 10 Tahun di Lubang Yang Sama

Oleh: Dahlan Iskan Mengapa setiap 10 tahun terjadi krisis ekonomi? Persis.  Setiap 10 tahun: 1988 (TMP), 1998 (Krismon), 2008 (Lehman Brothers/Bank Century) dan 2018 ini...

Jalin Silaturahmi Fans The Reds

WONOSOBO - Puluhan anggota The Reds Wonosobo memperingati ulang tahun ke-5 komunitas penggemar klub Liga Inggris Liverpool, Rabu (10/5). Penggemar Liverpool dari luar daerah...

Tawarkan Rumah dengan Lift

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Lesunya pasar properti di Jawa Tengah membuat Graha Candi Golf Semarang melakukan berbagai inovasi demi memanjakan pelanggan. Salah satu yang dilakukan...

Oknum Suporter Ngamuk, Rusak Rumah Warga

MAGELANG—Ratusan oknum suporter yang diduga berasal dari Sleman, DIY, diduga kuat merusak rumah warga di Kampung Karanggading, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Senin (15/5) dini hari....

Asyik Mandi di Pantai, Nyaris Terseret Ombak

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN –Nauval, 9, warga Desa Klegen Wonosari Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen nyaris terseret ombak saat mandi di Pantai Setrojenar Kebumen, Kamis (28/12) pagi....

Harga Cabai Masih Mencekik Warga

JOGJA—Memasuki pekan pertama 2017, harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta, masih cukup tinggi. Harga cabai rawit merah, misalnya, mencapai Rp 78.000/kg....