33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Dewan Minta Operasional BRT Diperpanjang

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang digelontor Rp 110 miliar. Diharapkan, transportasi umum ini mampu meningkatkan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat Kota Semarang.

Sejauh ini, transportasi masal yang dikelola oleh Pemkot Semarang ini masih banyak dikeluhkan masyarakat.

“Tahun 2018 ini, pengelolaan BRT sebesar Rp 110 miliar. Sedangkan target pendapatan dari tiket penumpang sebesar Rp 30 miliar. Maka dari itu, BRT harus bekerja profesional, pelayanan harus semakin baik,” kata anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, Sabtu (13/1).

Dikatakannya, dengan jumlah anggaran yang terus meningkat dari tahun ke tahun tentu dituntut harus ada peningkatan pelayanan lebih baik. Jumlah nilai APBD yang diberikan untuk pengelolaan BRT tersebut, artinya pemerintah memberikan subsidi kurang lebih Rp 80 miliar.

“Oleh karena itu, pengelola BRT harus terus berupaya merespon cepat atas masukan yang diberikan masyarakat. Itu juga bukti cinta mereka untuk pengembangan moda transportasi masal milik Pemkot Semarang,” tandasnya.

Suharsono menjelaskan, ada beberapa hal mengenai transportasi yang perlu ditingkatkan. Pertama jam operasional layanan untuk beberapa koridor perlu ditambah hingga pukul 21.00 atau 22.00. “Karena kondisi saat ini, di Kota Semarang tidak banyak dijumpai transportasi setelah pukul 19.00,” katanya.

Kedua, menambah angkutan feeder atau angkutan pengumpan untuk wilayah-wilayah pinggiran, seperti wilayah perumahan. Sebab sejauh ini, bus tidak memungkinkan masuk sampai wilayah pinggiran. Ketiga, sesegera mungkin pengelolaan BRT Trans Semarang dikelola BUMD atau tidak lagi dikelola Dishub Kota Semarang.

Plt BLU Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)  BRT Trans Semarang, Ade Bhakti, mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi 2017, saat ini masih banyak keluhan mengenai BRT Trans Semarang. Totalnya ada sebanyak 653 keluhan dari masyarakat.

Dari 653 keluhan tersebut, tiga posisi teratas didominasi keluhan tentang pelayanan sopir sebanyak 142 keluhan. Berikutnya keluhan tentang armada tidak merapat ke shelter sebanyak 129 keluhan.

“Keluhan rangking tiga adalah mengenai petugas tiket tidak ramah sebanyak 100 keluhan, 90 orang mengeluhkan tentang kondisi armada BRT, baik dari kualitas dinginnya AC, pintu hidrolis macet, emisi gas buang,” ujarnya. (amu/zal)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkot Bagikan THR Rp 15 Miliar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga  mencairkan tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1439 H untuk aparatur sipil negara (ASN) bersamaan dengan pembayaran gaji periode...

Amdal Pabrik Semen Rembang Dinyatakan Layak

SEMARANG – Sidang Penilaian Adendum Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup-Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) PT Semen Indonesia yang digelar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup...

5 Karya Dosen dapat Hak Paten

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Universitas Muhammadiyah Magelang semakin menunjukkan diri sebagai perguruan tinggi yang berkualitas dan berkemajuan. UMMagelang berhasil meloloskan 41 proposal yang dikirim mahasiswa dalam PKM...

Sudah Ada sejak 1960-an, Hanya Muncul saat Ramadan

RADARSEMARANG.COM - Saat ini, agaknya jarang ada anak muda yang tahu teng-tengan. Padahal zaman dulu, lampion ‘Jawa’ ini sangat terkenal. Terutama saat bulan Ramadan...

RPJMD Tak Fokus Janji Kampanye

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 Pemprov Jateng akan diselaraskan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs). Indikator dalam SDGs...