33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Bangun Semangat, agar Lulusan SMK Bisa Kuliah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Lulusan SMK didorong tak hanya berorientasi kerja, tapi juga melanjutkan kuliah dari hasil kerja. Karena itu, perlu dibangun semangat belajar untuk masa depan yang lebih baik.

Anggota DPR RI Komisi X, Mujib Rohmat di sela perayaan HUT SMK Harapan Mulya, Brangsong, menyatakan bahwa kebanyakan siswa SMK di Kendal ataupun di Jateng, begitu lulus langsung kerja. “Tidak banyak yang kerja sambil kuliah atau hasil kerjanya ditabung untuk kuliah,” katanya, kemarin.

Padahal peningkatan pendidikan atau SD sangatlah penting untuk menyelamatkan bangsa ini dari kemunduran. Sebab kualitas SDM suatu bangsa sangat mempengaruhi penghasilan perkapita yang berdampak pada perekonomian dan pembangunan bangsa. “Seseorang harus kerja untuk mencukupi kebutuhannya. Tapi melanjutkan pendidikan juga wajib, sehingga keduanya berjalan bersama,” tandasnya.

Menurutnya, sekarang ini ada jam kuliah khusus pekerja pada akhir pekan ataupun kelas sore dan malam. Karena itu, guru SMK harus memberikan motivasi dan mengawal lulusannya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain itu juga bisa dilakukan dengan mencarikan beasiswa ataupun.  “Guru dan wali kelas harus memantau, siswanya yang kuliah, dan siswanya yang kerja sambil kuliah atau siswanya yang belum kuliah. Sehingga mereka yang belum kuliah bisa tergerak untuk kuliah,” tambahnya.

Bersamaan dengan perayaan HUT SMK Harapan Mulya, digelar nota kesepakatan bersama SMK setempat dengan Yamaha Motor. Yakni membuka kelas Yamaha di sekolah. “Kelas Yamaha diperuntukkan bagi siswa yang masuk teknik mesin, ada perakitan dan perbaikan. Dimana kurikulum telah disesuaikan dengan sekolah. Sehingga siswa begitu lulus bisa langsung kerja dibengkel atau pabrik Yamaha,” kata Kepala SMK Harapan Mulya, Ahmad Muhajirin.

Selain itu, Kelas Yamaha bertujuan mensinkronkan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri di Indonesia. Untuk jurusan Teknik Sepeda Motor bekerja sama dengan Yamaha Motor. “Di Kelas ini, media dan alat sesuai dengan standar nasional bengkel resmi Yamaha,” imbuhnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jambret HP untuk tambahan Biaya Karaoke

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Petugas Polsek Semarang Timur berhasil mengamankan satu pelaku perampasan handphone yang terjadi di Jalan Krakatau Raya, Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, Rabu...

Transportasi Perdesaan yang Dilupakan

PENGERTIAN perdesaan dalam arti yang luas. Mengingat kondisi geografi Indonesia yang beragam, untuk mendefinisikan transportasi perdesaan tidak terbatas darat. Karena itu, angkutan perdesaan sangat...

Pesan Soal Terima Paket Narkoba Jadi Tersangka, Mabes Polri: Hoax

JawaPos.com - Institusi Kepolisian tak henti-hentinya diserang berita bohong alias hoax. Kali ini, Divisi Humas Mabes Mabes Polri yang menjadi korbannya. ...

Jadi Prototipe Program KB, Wujudkan Keluarga Berkualitas

MUNGKID-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mencanangkan program kampung Keluarga Berencana (KB) untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Kegiatan pencanangan kampung KB ini berlangsung akhir pekan...

HIV/AIDS Tidak Tercover BPJS

UNGARAN – Hingga kini penderita HIV/AIDS tidak bisa tercover BPJS Kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 59/2014. “Memang benar, penyakit HIV/Aids...

Ribuan Warga Meriahkan CFN Polres Batang

BATANG - Sabtu (11/3) malam, ribuan warga dari Kabupaten Batang dan sekitarnya mendatangi Jalan Veteran. Mereka ingin menyaksikan berbagai pertunjukan Car Free Night (CFN)...