25.8 C
Semarang
Kamis, 22 April 2021

Aktivis Pergerakan Semangati Arief Budiman

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Suasana rumah Prof Arief Budiman, mantan dosen Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang juga aktivis pergerakan, Sabtu13/1) lalu terasa meriah. Puluhan orang berkumpul penuh canda dan tawa di ruang bawah rumahnya yang terbuka di kampung Kemiri Salatiga.

Saat itu ada perayaan kecil ulang tahun ke-77 Arief yang digelar teman-temannya dari Komunitas Yayasan Geni yang sudah tersebar di sejumlah kota di Indonesia. Walaupun sebenarnya, ulang tahun Arief pada 3 Januari lalu. Sejumlah tokoh yang tampak hadir antara lain Ketua Dewan Pers Yosep ‘Stanley’ Adi Prasetyo, Andreas Harsono (peneliti Human Rights Watch), Gardjito Kasilo (ahli komunikasi), Wisnu T Hanggoro (Southest Asian Press Alliance, Lembaga Studi Pers dan Informasi), Moelyono (pelukis), Halim Hade (budayawan) dan banyak lainnya. Tentu tak lupa, istri Arief, Leila Ch Budiman yang selalu menemani suaminya.

Yayasan Geni adalah sebuah yayasan kecil di Salatiga yang aktif di antara tahun 80-90an akhir. Yayasan ini menjadi wadah aktivitas gerakan mahasiswa Salatiga waktu itu.

Interaksi Arief dan Komunitas Geni sudah terjadi dari sejak lahirnya Yayasan Geni. Arief sering diminta jadi partner diskusi oleh para aktivis mahasiswa ini. “Jika ada waktu senggang, Pak Arief kadang datang ke kantor Yayasan Geni di bilangan Jalan Cemara II Salatiga, hanya untuk sama-sama sarapan Soto yang sering lewat sekretariat. Jadi di Salatiga pak Arief punya dua kampus. Yaitu Kampus UKSW di mana beliau sebagai dosen dan “kampus” Geni, kampusnya para aktivis mahasiswa Salatiga,” jelas Eri Sutrisno, salah satu aktivis Geni.

Dijelaskan Eri, perayaan ulang tahun ke 77 ini bertujuan untuk menyemangati Arief yang sedang saki parkinsont. “Jika dulu kami sama-sama melawan ketidak adilan, sekarang kami “melawan” penyakit yang sedang diderita Pak Arief. Semoga dengan kegembiraan yang kami tebarkan, akan membantu Pak Arief memulihkan kondisi kesehatannya,” imbuh dia.

Arief juga mendapat hadiah ultah berupa buku berjudul “Arief Yang Budiman” karya Komunitas Geni. Buku tersebut berisi kumpulan tulisan tentang teladan Arief Budiman. Selain itu ada lukisan sketsa karya budayawan Goenawan Mohammad. (sas/ton)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here