32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Bangun Semangat, agar Lulusan SMK Bisa Kuliah

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Lulusan SMK didorong tak hanya berorientasi kerja, tapi juga melanjutkan kuliah dari hasil kerja. Karena itu, perlu dibangun semangat belajar untuk masa depan yang lebih baik.

Anggota DPR RI Komisi X, Mujib Rohmat di sela perayaan HUT SMK Harapan Mulya, Brangsong, menyatakan bahwa kebanyakan siswa SMK di Kendal ataupun di Jateng, begitu lulus langsung kerja. “Tidak banyak yang kerja sambil kuliah atau hasil kerjanya ditabung untuk kuliah,” katanya, kemarin.

Padahal peningkatan pendidikan atau SD sangatlah penting untuk menyelamatkan bangsa ini dari kemunduran. Sebab kualitas SDM suatu bangsa sangat mempengaruhi penghasilan perkapita yang berdampak pada perekonomian dan pembangunan bangsa. “Seseorang harus kerja untuk mencukupi kebutuhannya. Tapi melanjutkan pendidikan juga wajib, sehingga keduanya berjalan bersama,” tandasnya.

Menurutnya, sekarang ini ada jam kuliah khusus pekerja pada akhir pekan ataupun kelas sore dan malam. Karena itu, guru SMK harus memberikan motivasi dan mengawal lulusannya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain itu juga bisa dilakukan dengan mencarikan beasiswa ataupun.  “Guru dan wali kelas harus memantau, siswanya yang kuliah, dan siswanya yang kerja sambil kuliah atau siswanya yang belum kuliah. Sehingga mereka yang belum kuliah bisa tergerak untuk kuliah,” tambahnya.

Bersamaan dengan perayaan HUT SMK Harapan Mulya, digelar nota kesepakatan bersama SMK setempat dengan Yamaha Motor. Yakni membuka kelas Yamaha di sekolah. “Kelas Yamaha diperuntukkan bagi siswa yang masuk teknik mesin, ada perakitan dan perbaikan. Dimana kurikulum telah disesuaikan dengan sekolah. Sehingga siswa begitu lulus bisa langsung kerja dibengkel atau pabrik Yamaha,” kata Kepala SMK Harapan Mulya, Ahmad Muhajirin.

Selain itu, Kelas Yamaha bertujuan mensinkronkan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri di Indonesia. Untuk jurusan Teknik Sepeda Motor bekerja sama dengan Yamaha Motor. “Di Kelas ini, media dan alat sesuai dengan standar nasional bengkel resmi Yamaha,” imbuhnya. (bud/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here