33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Tidak Akan Mengubah, Dulu Rumah Lurah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Berakhirnya era kolonial, membawa banyak perubahan. Termasuk desain hunian yang keluar dari standar bangunan khas ala Belanda. Adalah Rumah Jengki, yang cukup ngetren di era 50-60-an. Rumah berciri khas atap pelana, bangunan asimetris, batuan alam yang menempel di dinding serta sejumlah lubang angin, hingga kini masih cukup banyak ditemui di Semarang. Seperti apa?

RUMAH dengan gaya arsitektur Jengki dapat ditemukan di salah satu sudut Kampung Bustaman. Di RT 5 RW 3 perkampungan ini, tepatnya di samping WC umum terdapat dua rumah kuno dengan arsitektur yang disebut-sebut bernada perlawanan di masa kolonial ini.

Dua rumah di Kampung Bustaman ini memiliki sudut rumah yang tidak seperti rumah pada umumnya. Meski demikian, dari sekian banyak Rumah Jengki, terdapat beberapa persamaan. Ventilasi bundar yang disusun rapi dengan sedikit moncong di atasnya. Selain itu, dinding rumah juga dihiasi motif alam dengan susunan tidak rata.

Febri, 37, sang pemilik rumah mengaku tidak mengetahui jenis arsitektur apa yang digunakan untuk membangun rumah yang kini ia tempati, terlebih nama perancangnya. Yang dia tahu, rumah yang ditempati merupakan rumah kuno peninggalan sang kakek. ”Di kampung ini, ada dua rumah kuno. Ini, sama sebelah. Kebetulan masih saudara,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Diceritakan olehnya, sang kakek dulunya berprofesi sebagai lurah. Dari sejak lahir, dirinya sudah tinggal di rumah dengan bentuk bangunan yang cukup unik, bila dilihat dari luar. Namun begitu masuk ke dalam rumah, ruangan sudah seperti rumah pada umumnya. Rumah yang ditempati Febri memiliki 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga yang masing-masing berukuran kurang lebih 3×3 meter. ”Yang sini memang sudah diganti lantainya. Kalau rumah sebelah itu masih asli lantainya,” jelasnya.

Selain lantai, semua bagian rumah yang ia tempati masih asli. Kusen jendela hingga ventilasi jendela, semuanya masih asli dari awal berdirinya rumah ini. Dirinya mengatakan akan tetap mempertahankan keaslian bentuk rumahnya, lantaran peninggalan yang diberikan secara turun temurun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penagih Harus Bersertifikat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penagih agunan yang akan dieksekusi diwajibkan bersertifikat. Hal tersebut guna menghindari cara-cara penagihan yang tidak sesuai aturan dan merugikan. Kepala Otoritas Jasa...

Punya Tiga Mode Berkendara

Pasar otomotif pada akhir tahun 2016 lalu semakin ramai pasca pabrikan asal Jepang, Honda meluncurkan varian motor sport kelas menengah ke atas yakni Honda...

Tak Siap Cantrang Dilarang, Sebut Terjadi Kiamat

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Enam elemen Kelompok Perikanan yang tergabung dalam Komunitas Perikanan Batang menolak Permen KP. No. 2 Tahun 2015 tentang larangan penggunaan alat...

Mobil Pengangkut Elpiji Raib Digondol Maling

KEBUMEN – Petugas Polsek Puring dan Satreskrim Polres Kebumen berhasil menangkap pelaku pencurian mobil bak terbuka yang mengangkut 62 tabung gas elpiji. Pelaku berinisial...

Berkah Rezeki dari Para Wali

RADARSEMARANG.COM - Dua destinasi wisata religi di Demak, yaitu makam Sunan Kalijaga di Kelurahan Kadilangu dan makam Sultan Fatah di area Masjid Agung tidak...

PKL Barito Minta Ganti Untung

”Kami akan mengikuti aturan yang ditentukan, karena ini demi kepentingan umum. Tetapi tindak lanjut ganti untung harus ada kejelasan dari pemerintah.” Sunaryo, Pengurus Paguyuban...