31 C
Semarang
Minggu, 29 November 2020

Paling Berkesan saat Menjabat Staf Ahli Gubernur

Ihwan Sudrajat, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (DPPD) Jateng

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM – Sejak Ihwan Sudrajat menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pendapan Daerah (BPPD) Jateng awal 2017 lalu, pendapatan pajak Pemprov Jateng langsung melampaui target. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, nyaris semua sektor pajak masih di bawah 100 persen.

Sepak terjang Ihwan memang mumpuni. Hampir semua sektor pendapatan melebihi 100 persen dari target sepanjang 2017. Tentu itu bukan hal mudah. Dia telah bekerja keras dan menyusun strategi terbaik untuk menjaring pendapatan pajak.

Kematangan Ihwan dalam menyusun strategi itu tentu tidak didapat begitu saja. Dia telah mendapatkan ilmu dari pengalaman jabatan sebelumnya. Memang, selama tiga tahun, sejak 2013-2016, dia menghuni kursi Staf Ahli Gubernur. Tapi di sela-sela itu, dia dipercaya Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Blora selama 7 bulan dan Pj Bupati Jepara selama 4 bulan. Jabatan Dewan Pengawas di BPR BKK di Purwodadi dan Banjarnegara serta Pengawas Komisaris Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang pun pernah disandangnya. Karena itu, tidak heran jika Ihwan jago soal mengejar pendapatan.

“Sebenarnya bekerja di birokrasi itu tidak beda dari perusahaan swasta. Manajemannya sama. Mikir bagaimana pemasukan dulu, baru menghitung belanja. Belanja pun harus skala prioritas,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain itu, dia juga mengenggam prinsip bahwa jabatan adalah amanah. Sebuah perintah dari Sang Pencipta yang diberikan lewat perantara pimpinan. Amanah bagi Ihwan, bukan berarti pasrah dengan keadaan, justru bekerja keras karena telah dipercaya pimpinan. Bertugas semaksimal mungkin. Minimal bisa memenuhi apa yang diminta dan kalau bisa, melampauinya.

“Padahal saat itu usia saya sedang produktif, tapi malah ditugaskan ke staf ahli gubernur. Ketika adrenalin tinggi, ditempatkan di low impact. Tapi itu malah bisa menjadi introspeksi siapa saya sebenarnya. Menjadi staf ahli itu jabatan paling berkesan,” jelasnya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...