33 C
Semarang
Kamis, 29 Oktober 2020

Warga Risau Kepemilikan Sertifikat

Tak Bisa Balik Nama

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Warga Kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang khawatir dengan kepemilikan sertifikat tanah mereka. Sejak membeli hingga sekarang, mereka tidak dapat melakukan balik nama, jual beli, pelimpahan ahli waris ataupun “menyekolahkan” sertifikat mereka.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Bandarharjo, Joko Santoso, menyampaikan keluhan warga tersebut kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. ”Banyak warga yang takut jika terjadi seperti yang telah dialami saudara kita mengenai kepemilikan sertifikat. Ketika hendak mengurus di BPN selalu berhenti,” jelasnya di hadapan Hendrar Prihadi, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Camat dan sejumlah jajaran lainnya dalam acara Jalan Sehat dan Dialog Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang bersama masayarakat Kota Semarang, di Bandarharjo, Jumat (12/1).

Budi, salah satu warga Bandarharjo ingin agar pemerintah memberikan solusi atas kepemilikan sertifikat tersebut. Dirinya berharap agar pemerintah bisa memfasilitasi sertifikat bisa segera diurus dan dapat digunakan sesuai dengan kepentingan mereka. ”Saya dari awal hingga sekarang belum bisa balik nama atas sertifikat yang saya beli,” keluhnya.

Mendengar keluhan warga ini, Hendi menjelaskan agar warga tidak perlu khawatir. Menurutnya persoalannya sangat berbeda dengan persoalan yang telah terjadi sebelumnya.  ”Kalau tidak bisa disekolahkan, berarti bapak ibu harus bersyukur. Berarti sertifikat bapak ibu sudah pinter,” ujarnya diikuti tawa hadirin.

Selain perosalan kepemilikan sertifikat, warga juga mengeluhkan keberadaan bendungan di hilir Sungai Kalibaru. Saat ini, bendungan hanya terbuat dari timbunan tanah yang bersifat sementara. Tidak sedikit warga yang khawatir jika tanggul jebol dan mengakibatkan banjir di daerah warga. Dalam hal ini warga ingin agar Pemkot Semarang bisa membangun bendungan dengan permanen agar kekhawatiran warga dapat sedikit berkurang. (sga/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...